film pendek indonesia terbaik
rekomendasi daftar film pendek Indonesia terbaik sepanjang masa terbaru 2020

Apa yang Kamu ketahui tentang Short Movie Indonesia? Film pendek dengan durasi 15-20 menit? Ya, betul. Tahukah Kamu bahwa film pendek Indonesia terbaik jumlahnya hampir tak terhitung. Produksi film pendek terbaik Indonesia memang jarang diketahui banyak orang.

Jumlah film pendek Indonesia terbaik sepanjang masa terbaru dari satu Perusahaan produksi film pendek terbaik di Indonesia mencapai puluhan, tetapi tidak semuanya di upload ke YouTube.

Tapi, ada banyak film pendek Indonesia yang bagus dan menggoreskan kisah mendalam buatan Sineas Indonesia. Namun sayangnya, tak banyak yang diunggah resmi ke YouTube.

Pada artikel ini, kami mengkompilasi daftar film pendek tanah air yang bisa Kamu tonton secara legal dan gratis.

Tonton juga: Film Indonesia Terbaik

Sebelum itu, sudahkah Kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan film pendek? Seberapa pendek kah film pendek di Indonesia? Berapa durasi film pendek yang ideal? Marilah kita mengenal pengertian lengkapnya.

Apa itu Film Pendek?

film pendek Indonesia terbaik

Pengertian film pendek adalah salah satu bentuk film yang paling simpel, kompleks dan sangat menarik. Film pendek pada awal perkembangannya dipopulerkan oleh komedian Charlie Chaplin.

Secara teknis, film pendek merupakan sebuah film yang mempunyai durasi di bawah 50 menit. Terkait cara bertuturnya, film pendek memberikan kebebasan bagi para kreator atau pembuat dan pemirsa atau penontonnya, sehingga bentuk film nya sangat bervariasi dan menarik.

Pada hakikat sejatinya, film pendek bukan merupakan reduksi dari film dengan latar cerita yang panjang, atau sebagai wahana pelatihan untuk pemula yang baru masuk ke dunia perfilman.

Tahukah Kamu, istilah film pendek mulai populer sejak tahun 1950-an. Sedangkan, alur perkembangan film pendek dimulai dari Prancis dan Jerman.

Para penggagas film pendek pada mulanya adalah Manifesto Oberhausen di Jerman dan kelompok Jean Mitry di Prancis.

Di Indonesia sendiri, film pendek sampai sekarang masih menjadi sosok yang termajinalkan dari sudut pandang penonton.

Sejarah film pendek Indonesia lahir di kalangan pembuat film Indonesia terbaik sejak kemunculannya pendidikan sinematografi di IKJ (Institut Kesenian Jakarta).

Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta pada awal mulanya bernama Akademi Sinematografi yang didirikan satu tahun setelah Akademi Seni Rupa, Akademi Seni Tari, dan Seni Teater IKJ yang berdiri pada tahun 1970.

Ada banyak perhatian yang muncul dari para film-enthusiast di era tahun 70-an yang bisa dikatakan cukup baik dalam membangun atmosfir positif bagi perkembangan film pendek di Jakarta.

Sehingga lahirlah Komunitas Film Pendek Jakarta (FPJ) yang merupakan tempatnya para Sineas membuat karya dan mengembangkan kreativitas tanpa batas.

Bahkan, Dewan Kesenian Jakarta menyelenggarakan Festival Film Fini Indonesia setiap tahunnya sejak tahun 1974, di mana format film hanya berupa Seluloid 8mm.

Namun, sangat disayangkan pada tahun 1981 Festival Film Mini berhenti karena kekurangan dana.

Pada tahun 1975, mulai muncul Kelompok Sinema Delapan yang dimotori oleh Johan Teranggi dan Norman Benny. Kelompok ini secara simultan terus mengkampanyekan kepada masyarakat bahwa seluloid 8mm bisa digunakan sebagai media ekspresi kesenian.

Hingga pada Tahun 1984 muncul hubungan internasional yang diantaranya dengan para film maker Eropa terutama dengan Festival Film Pendek Oberhausen.

Hal tersebut membuat film pendek mulai berani unjuk gigi diwajah dunia. Keadaan ini memancing berdirinya Forum Film Pendek di Jakarta, yang beranggotakan para seniman, praktisi film, mahasiswa, dan penikmat film dari berbagai kampus.

Secara intensif, mereka bergabung untuk membangun networking yang baik di kalangan pemerhati film pendek Indonesia maupun film berlatar cerita panjang.

Menurut Kami, secara garis besar bahwa keadaan film pendek berbagai genre di Indonesia dapat dikatakan ironis.

Kenapa bisa begitu? Karena film pendek Indonesia hampir tidak pernah tersampaikan ke penonton lokal secara luas karena kurangnya ajang-ajang kompetisi film pendek terbaik di dalam negeri.

Pada sisi lain, pada saat ini sudah banyak film pendek Indonesia yang mendapat penghargaan bergengsi, sehingga dunia film pendek Indonesia juara dunia semakin berkibar.

Berbaga genre film pendek Indonesia 2020 pun semakin banyak, diantaranya yaitu:

  1. Komedi
  2. Komedi Romantis
  3. Romantsis
  4. Percintaan
  5. Horor
  6. Motivasi
  7. Aksi (Action)
  8. Dokumenter
  9. dan lainnya

Durasi Film Pendek Berdasarkan Ajang Bergengsi

Berikut ini adalah jenis-jenis ajang bergengsi film pendek beserta durasi maksimalnya yang harus ditaati jika Kamu ingin ikut berkompetisi, antara lain:

  1. Festival De Cannes (Durasi maksimal: 15 Menit)
  2. Minikino Film Week (Durasi maksimal: 25 Menit)
  3. Academy Awards (Durasi maksimal: 40 Menit)
  4. Festival Film Pendek Dokumenter (Durasi maksimal: 40 Menit)
  5. Festival Film Indonesia (Durasi maksimal: 59 Menit)
  6. International Film Festival Rotterdam (Durasi maksimal: 60 Menit)

Jadi, berapa sih durasi film pendek Indonesia yang ideal dan menarik? Ini adalah pertanyaan yang sulit, tidak ada jawaban pasti terkait durasi film pendek yang bagus di Indonesia.

Menurut Studio Antelope, ada tiga poin penting sebagai tips dan cara menentukan durasi film pendek yang ideal, bagus, menarik dan banyak peminatnya, yaitu:

  1. Lebih pendek lebih baik
  2. Film pendek selalu diputar dalam programasi
  3. Tidak memaksakan film pendek menjadi sependek-pendeknya

Dari ketiga poin tersebut, dapat Kami simpulkan bahwa panjang durasi maksimal film pendek yang ideal dan sedap ditonton oleh banyak kalangan adalah 15-20 menit.

Oleh karena itu, persiapkanlah materi film pendek yang singkat, padat, lugas dan “ngena” dengan sebaik-baiknya.

Daftar Film Pendek Indonesia Terbaik Sepanjang Masa Terbaru

film pendek Indonesia terbaik
film pendek Indonesia terbaik

Setelah tadi kita membahas mengenai penjelasan arti film pendek, kini udah saatnya untuk Kamu menyaksikan kumpulan film pendek Indonesia dengan macam-macam genre. Yuk, cus!

1. Tilik

Film pendek Indonesia 2020 yang beberapa hari lalu viral dan menjadi trending satu Twitter, bercerita tentang sekelompok emak-emak yang sedang di perjalanan menjenguk Bu Lurah berlangsung ricuh saat Bu Tejo dan Yu Ning mulai berdebat soal Dian.

Mengangkat topik soal bergunjing dan menyebar hoax dengan tagar Ladies on Top Short Movie, film pendek ini akan membuatmu terbahak sekaligus jengkel. Bu Tejo pancen jos poko’e!

2. Anak Lanang

Dari sutradaranya Tilik, film pendek ini bercerita tentang perjalanan pulang sekolah empat bocah SD dengan menaiki becak.

Menggunakan teknik one shot, di sini kita akan menyaksikan perdebatan tak berfaedah yang kocak dan bikin gregetan.

3. Unbaedah

Bu Tejo alias Siti Fauziah juga pernah bermain sebagai ibu-ibu ceriwis yang menyebalkan di film pendek lain.

Dalam Unbaedah yang lucu ini, dia memiliki hobi mengambil jatah lebih buat berkat tahlilan. Ulahnya ini membuat dia “dihantui”.

4. Los Jogjakartoz (A Midnight Gift)

Memperlihatkan sisi kelam dari Jogja pada malam hari, film pendek ini tak hanya terlihat unik sekaligus bergaya, tapi juga jenaka dan seru.

Beberapa “penguasa jalanan” saling bersinggungan satu sama lain gara-gara seekor burung mahal.

5. Indie Bung

Ngobrol ngalor-ngidul di angkringan itu memang seru. Dalam film pendek ini, kita mengikuti obrolan dua pemuda mengenai pembuatan sebuah film.

Ringan, lucu, dan kreatif. Visualisasi imajinasi dua pemuda ini ampuh memantik gelak tawa.

6. Lemantun

Seorang ibu mewariskan lemari tua di rumah untuk anak-anaknya.

Film pendek sederhana Indonesia yang berbicara soal keluarga serta kasih sayang orang tua ini akan membuatmu tertawa, tersenyum, dan menyeka air mata.

Mengharu biruu uwu ~

7. Natalan (December)

Pada malam Natal, seorang ibu bersiap menyambut kedatangan putranya yang sudah lama tidak pulang kampung.

Mbrebes mili nonton film ini. Hati hancur berkeping-keping di adegan akhir. Rasanya ingin memeluk ibu, (Ada pemeran Yu Ning di film pendek ini).

8. Elegi Melodi

Yang lemah dengan film pendek Indonesia terbaik tentang keluarga dan ibu, siapkan tissue. Film ini memang jenaka, tapi juga hangat dan menyentuh.

Tentang seorang ibu yang punya permintaan terakhir sebelum meninggal kepada anaknya untuk dibuatin video klip.

9. Garwo (Day 40)

Hanya ada dua karakter dalam film pendek ini: seorang suami dan istrinya. Ceritanya berkisar pada obrolan serta rutinitas sehari-hari di awal hari.

Pagi itu, sang suami mencoba untuk mengurus rumah sendiri dan mengabaikan saran istrinya.

10. Kisah di Hari Minggu

Pada pagi hari, seorang ibu sudah diribetkan dengan segala urusan rumah tangga. Tapi sang suami malah tidur nyenyak dan anaknya pergi main.

Sebuah tontonan sederhana yang menampilkan realita kehidupan domestik di Indonesia.

11. Ji Dullah

Seorang pria yang baru saja pulang dari ibadah haji ditawari oleh tetangganya untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Mengangkat isu soal status sosial di masyarakat serta obsesi pada jabatan, film pendek ini jenaka nan menyentil.

12. Trunyan: Beyond the Lake

Seorang pemuda dari kota mengunjungi kampung halamannya untuk menemui kedua orang tuanya.

Film pendek ini memberi gambaran budaya di Trunyan seraya mengajak penonton berbincang soal identitas, budaya, sampai kematian.

13. Suara Kentut

Seorang pria yang dicurigai sudah kentut sembarangan dan menyebar aroma mematikan, dihakimi oleh pengunjung pasar.

Sebuah sajian komedi yang lucu dan cerdik dalam melempar kritik sosial. Tentang prasangka, berita palsu, dan penghakiman.

14. Something Old, New, Borrowed, and Blue

Durasinya boleh saja hanya sekitar 3 menit, tapi film garapan Mouly Surya ini mampu sampaikan isunya soal patriarki dan posisi perempuan.

Ceritanya tentang detik-detik pernikahan seorang perempuan.

15. Singsot

Saat malam tiba, jangan bersiul. Seorang bocah nekat melanggar pantangan tersebut dan akhirnya kena batunya.

Buat mendapatkan sensasi yang lebih maksimal, tonton film pendek Indonesia 2016 ini di malam hari. Suara siulannya akan membuatmu merinding ~

Tonton juga: Film Action Terbaik

16. Rock ‘N Roll

Dua sahabat yang lama tak bertemu, bereuni dan bernostalgia dengan mengunjungi beberapa tempat makan di Jakarta.

Selain manis dan menyenangkan, film pendek Indonesia 2019 yang mengalun santai ini juga membuat air liur menetes.

17. Sandekala – As The Sky Grew Darker, So Did Their Spirits

Masih menjadi salah satu film horor pendek yang aku sukai. Tentang seorang ibu dan putrinya yang mengalami kejadian menyeramkan saat mereka berjalan di lorong gang.

Ingat apa yang dibilang oleh orang tua dulu, jangan keluar saat Maghrib. Karena di saat itulah setan-setan keluar mencari anak kecil lalu menculiknya.

18. Pria

Seorang pemuda dijodohkan dengan perempuan yang tak pernah dicintainya. Ada alasan dan rahasia mengapa perjodohan ini terjadi.

Sebuah film pencarian jati diri yang mengupas tentang stigma, identitas seksual, serta maskulinitas.

19. Hitlove

Seorang lelaki yang memiliki kemampuan seperti cupid, diculik oleh mafia yang ingin mendapatkan jodoh.

Jika sedang mencari tontonan buat melepas penat, film pendek receh yang lucu dan menyenangkan ini bisa dijadikan pilihan.

20. So-Yam!

Persaingan dua pedagang kaki lima yang tak akur menjadi semakin sengit saat kedatangan seorang pelanggan. Siapa yang akan menang, bakso atau mie ayam?

Film pendek animasi buatan Indonesia ini kece juga. Ceritanya pun ringan-ringan menghibur.

21. Prognosis

Sebuah benda asing tanpa sengaja membantu memperbaiki hubungan ayah-anak yang memburuk.

Film pendek Indonesia Animasi tanpa dialog dari Ryan Adriandhy ini bercerita tentang berdamai dengan kehilangan. Indah, hangat, serta pilu.

22. Yours Truly

Film pendek romantis Indonesia terbaik ini memiliki Ide yang sangat unik.

Pengantar bunga yang akan menyampaikan pesan untuk para penerima bunga dalam bentuk nyanyian.

Terlihat seperti film pendek Indonesia romantis tentang percintaan yang manis, tak tahunya…

Tonton juga: Drama Korea Terbaik dan Terbaru

23. Sowan

Di usia senja, seorang perempuan mencari sahabatnya yang hilang. Mereka terpisah setelah keluarga sang sahabat dicurigai memiliki afiliasi dengan PKI.

Mengulik salah satu sejarah kelam bangsa Indonesia, film pendek ini terasa memilukan.

Tonton juga: Film Perjuangan Indonesia Terbaik

24. Balik Jakarta

Termasuk film pendek yang populer karena memang menghibur sekali.

Film pendek lucu Indonesia terbaik ini bercerita tentang seorang tukang ojek pengkolan yang mengantar turis dari Jerman untuk mencari sebuah alamat.

Masalahnya, petunjuk mereka hanya foto. Ya pusing deh pokoknya ~

25. Mars: Jangan Pipis Sembarangan

Saat sedang darmawisata ke Planet Mars, seorang bocah pipis secara sembarangan yang membuatnya diculik alien.

Film pendek ini nyeleneh dan konyol. Tapi lucu dan menghibur. Idenya sungguh liar ~

26. Wan An

Satu pasangan lanjut usia tiba-tiba berbicara soal kematian.

Kami suka banget sama film pendek ini. Mengira akan muram, ternyata amat menggelitik.

Film pendek kocak Indonesia ini ngobrolin soal kehidupan, masa tua, dan kematian secara jenaka, tetapi juga hangat.

27. AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi)

Seorang kernet bus dihampiri kekasihnya yang memintanya untuk segera melamarnya.

Bagai lagu dangdut pantura yang nelangsa, film pendek ini hadirkan drama seru dari kehidupan kru bus dengan latar bus AKDP jurusan Jember.

28. Sepiring Nasi Basi di Pagi Hari

Sarapan di pagi hari tak melulu soal menyantap makanan. Ada aktivitas lain yang bisa dikategorikan sebagai “sarapan”.

Melalui kehadiran dua karakter, film ini mencoba mendeskripsikan kata sarapan secara filosofis.

29. Vampire

Di malam Jumat menjelang tengah malam, dua sahabat kelaparan. Satu-satunya warung yang masih buka berada di samping kuburan.

Buat seru-seruan di malam hari, asyik juga ini film pendek komedi Indonesia. Obrolan dua tokoh utamanya lucu, atmosfernya pun bikin merinding.

Tonton juga: Film Komedi Romantis Thailand

30. The New Found

Seorang pemuda menolak untuk terikat setelah rentetan kehilangan di masa kecil, sampai dia bertemu seorang perempuan.

Film pendek Indonesia 2013 buatan Joko Anwar yang diperanin Abimana Aryasatya ini cantik. Kelar nonton langsung senyum bahagia.

31. Tinuk

Seorang perempuan ribut dengan suaminya gara-gara ingin ponsel baru. Dalam keributan itu, sang istri menyarankan suaminya untuk “meminjam” uang setoran kerja.

Sebuah kritik terhadap korupsi dalam kehidupan sehari-hari yang lucu nan menyentil.

32. We Have No Idea

Dua mahasiswa film memikirkan tentang proyek film kelulusan mereka. Selama durasi, kita diajak mengikuti dua karakter ini menggali ide. Dari kamar kos, kafe, sampai kampus.

Cenderung santai dan semau gue, tapi menyenangkan ditonton.

33. The Wheel (Jentera)

Seorang pekerja se*s yang tidak percaya Tuhan, berbincang dengan pria yang menyelamatkannya dari serangan mengenai kehidupan.

Sebagian besar setting berada di kamar kos dan mengikuti percakapan dua manusia ini. Percakapan yang terasa pedih.

34. Udin Telekomsel

Pada suatu malam, dua sahabat membicarakan Udin. Konon, Udin dipercaya dapat berinteraksi dengan Tuhan melalui SMS.

Film pendek yang unik dan kocak ini memberi komentar soal fenomena penipuan berkedok “mistis dan agama” di Indonesia.

Baca juga: Cara Internetan Gratis Telkomsel

35. Geladiresik

Penyedia jasa syuting yang terkena imbas Corona, mengambil proyek dari rumah sakit untuk membuat video soal prosesi pemakaman korban COVID-19.

Dari pembuat Tilik, film pendek terbaru 2020 Indonesia ini menyoroti keribetan syuting yang berujung adu mulut kocak.

36. The Unseen Words

Kali ini bukan fiksi melainkan dokumenter. Tentang anggota dari sanggar seni untuk penyandang tunanetra yang sedang menyiapkan pertunjukan penting.

Menyaksikan semangat tiap anggota yang meluap, membuat hati bahagia dan tersentuh.

Tonton juga: Film Action Korea Terbaik

37. Asa

Kehidupan seorang remaja seketika berantakan setelah dirinya dihamili dan ditinggal pergi begitu saja oleh kekasihnya.

Mengangkat isu korban kekerasan seksual, film yang terinspirasi dari kisah nyata ini paparkan realita yang menyesakkan dada.

Tonton juga: Film Psikologi Terbaik

38. On Friday Noon

Saat hendak melaksanakan sholat Jumat, seorang waria menghadapi beragam ujian dan rintangan.

Film pendek ini memaparkan tentang stigma dan diskriminasi terhadap transgender yang menyulitkan mereka mendapatkan hak sebagai manusia.

39. 05:55

Hitam putih dan tanpa dialog, film pendek ini merekam aktivitas masyarakat Bantul di pagi hari.

Yang tak pernah diduga oleh siapapun, kegiatan mereka harus terhenti oleh gempa besar.

Sebuah film pendek dokumenter yang didedikasikan untuk mengenang 27 Mei 2006.

Tonton juga: Film Barat Terbaru dan Terbaik

40. Friend

Dua pria lansia di film ini memang selalu bertengkar. Tapi saat salah satu dari mereka harus pindah bersama putranya, rasa kehilangan muncul.

Ada perasaan yang bercampur saat nonton film pendek ini. Kocak dan sedih di waktu bersamaan.

41. KTP

Seorang petugas mendatangi rumah Mbah Karsono untuk pembuatan KTP. Masalah muncul saat agama si mbah tidak tertera di kolom agama.

Film ini luwes memantik tawa. Kamu akan dibuat terbahak. Lebih dari itu, ada kritik soal diskriminasi identitas.

42. Rumah Babi

Seorang pembuat film dokumenter mengalami rentetan kejadian mengerikan saat sedang mewawancarai satu kelurga korban kekerasan etnis.

Durasi 22 menit dimanfaatkan secara efektif oleh film pendek horor Indonesia ini. Mencekam dari awal hingga akhir.

43. Ojek Lusi

Sebelas tahun sejak tragedi lumpur Lapindo, para korban berusaha untuk beradaptasi. Mereka menjadi pemandu wisata di lokasi kejadian.

Merekam keseharian korban dalam berdamai dengan luka, film pendek dokumenter Lumpur Lapindo Indonesia ini terasa pedih, menyentuh sekaligus mengharukan.

Tonton juga: Film Patah Hati Paling Sedih

44. Lukisan Nafas (Breath Painting)

Seorang pria mengajak putrinya ke hutan untuk memotret Elang Jawa. Tapi sebuah kejadian tak terduga menggagalkan rencana mereka.

Plotnya memang sederhana, tapi film animasi 3D ini terampil dalam membuat penonton tersentuh.

45. Piknik

Terjebak di rumah karena pandemi, satu pasangan lantas “piknik” dengan memanfaatkan Google Earth. Ide yang bagus, bukan?

Sebagian besar durasi kita hanya mendengar percakapan dengan pemandangan dari Google Earth. Kreatif dan lucu.

46. Jendela (Home)

Film pendek Indonesia 2015 ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Bimo yang usai operasi, Bimo bersama Bapak pulang ke desanya menggunakan kereta api.

Hubungan bapak dan anak ini seperti hanya status yang tertulis di kartu keluarga, kenyataannya mereka saling menjaga jarak.

Mereka hanya menghabiskan sebutir kata ketika hanya perlu saja, semua mengganjal. Sampai pada ketika Bimo melihat secarik kertas pada tas ransel yang berada di antara mereka.

Tonton juga: Film Romantis Barat Terbaik

Dari semua judul film pendek Indonesia yang bagus di atas, mana sih film pendek yang keren, populer dan Kamu suka?

Nah, itulah tadi deretan film pendek Indonesia terbaik dan terbaru sepanjang masa sejak 2015 sampai 2020. So, mau nonton yang mana dulu nih?