peluang bisnis dan cara budidaya ternak burung lovebird
panduan dan tata cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terbaru

Percaya tidak percaya bahwa peluang usaha budidaya ternak Lovebird di tahun 2020 ini semakin menggiurkan. Bagi pecinta burung Lovebird atau burung Cinta, usaha budidaya ternak burung Lovebird bisa menjadi alternatif untuk memulai bisnis di bidang ternak sekaligus menjadi salah satu peluang usaha paling menjanjikan saat ini.

Hingga saat ini permintaan konsumen untuk membeli burung Lovebird dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang signifikan, mengingat bahwa burung Lovebird merupakan salah satu pribadona pecinta burung kicau dengan rupa yang cantik.

Sehingga peluang usaha budidaya ternak Lovebird menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan dengan modal yang terbatas. Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang peluang usaha ternak burung lovebird, jenis lovebird, harga jual burung lovebird, kendala budidaya lovebird hingga panduan dan tata cara budidaya ternak lovebird, sebaiknya kamu ketahui dulu apa yang dimaksud dengan burung Lovebird.

Daftar isi: hide
Panduan dan Tata Cara Budidaya Ternak Burung Lovebird Terlengkap

Apa itu Burung Lovebird?

apa itu burung lovebird

Pengertian burung Lovebird adalah salah satu burung dari sembilan jenis burung spesies genius Agaponis, dalam bahasa Yunani yaitu Agape yang berarti Cinta dan Ornis yang berarti Burung.

Sebilan jenis burung ini merupakan burung yang berukuran kecil, antara 13 cm – 17 cm dengan berat badan 40 gram hingga 60 gram, dan jenis burung kicau yang bersifat sosial.

Delapan dari spesies ini berasal dari Afrika, sementara spesies burung cinta atau yang biasa dikenal dengan Lovebird kepada aku-abu berasal dari Madagaskar.

Nama mereka diambil berdasarkan kelakuan yang umum diamati bahwa sepasang burung cinta akan duduk berdekatan dan saling menyanyangi satu sama lain. Sifat berpasangan burung lovebird merupakan Monogami di alam bebas dan umur hidup rata-rata burung lovebird adalah 10 tahun sampai 15 tahun.

Peluang Usaha Budidaya Ternak Lovebird di Tahun 2020

peluang usaha budidaya ternak lovebird terbaru
peluang usaha budidaya ternak lovebird terbaru

Artikel yang membahas peluang bisnis ternak Lovebird, cara budidaya ternak Lovebird untuk pemula, makanan burung Lovebird terbaik yang berkualitas, hingga beberapa kendala budidaya ternak Lovebird harus Kamu simak hingga Akhir.

Untuk menjalankan usaha budidaya ternak burung Lovebird untuk pemula tidak bisa berjalan begitu saja tanpa perencanaan yang matang.

Ada langkah-langkah yang wajib kita perhatikan, khususnya beberapa langkah budidaya ternak burung Lovebird di rumah untuk pemula.

Baca juga: Peluang Usaha Ternak Lele

Alasan Kenapa Harus Budidaya Ternak Lovebird

Berikut ini adalah beberapa alasan yang harus dipertimbangkan jika ingin memulai bisnis budidaya ternak lovebird.

1. Pasar Bisnisnya Jelas

Sebenarnya pangsa pasar lovebird ini terbagi 2 yaitu mereka yang senang menikmati keindahan dan memelihara lovebird serta mereka yang memang motivasinya ikut lomba burung kicau.

Kamu bisa dengan mudah menemukan lovebird di toko hewan peliharaan atau pasar khusus berbagai jenis burung. Permintaannya pun bisa dibilang cukup stabil dan tinggi.

2. Harga Jual yang Tinggi

Tahu nggak sih kalo ada lovebird di Indonesia yang pernah ditawar hingga 1 Milyar rupiah? Para kolektor burung rela berburu dan menguras kocek mereka untuk jenis lovebird yang langka.

3. Modal yang Relatif Kecil

Sebenarnya, budidaya ternak lovebird itu nggak perlu lahan yang luas lho. Dengan modal sangkar penangkaran berukuran 3×3 meter saja bisa muat puluhan lovebird.

4. Perawatan yang Ekstra

Nah, untuk memelihara atau berternak lovebird, syaratnya tuh cuma satu, yaitu telaten. Karena kalo kita nggak rajin ngerawatnya lovebird ini bisa cepat mati.

Apalagi kalo kamu memilih cara berternak dengan teknik koloni, begitu 1 lovebird sakit bisa-bisa yang lain pun tertular.

Daftar Jenis dan Harga Jual Burung Lovebird Terbaru 2020

daftar jenis dan harga burung lovebird terbaru

Jenis dan harga jual Lovebird di tahun 2020 ini cukup bervariasi. Tingginya harga jual dari setiap jenis Lovebird dilihat dari masing-masing keunikannya. Selain itu, kicauan suara juga menjadi karakteristik dan ciri khas yang menjadi penentu harga burung Lovebird.

Bukan hanya itu saja, harga dan jenis burung lovebird yang berbeda-beda tidak memberikan perbedaan yang terlalu signifikan dalam perawatan, karena secara umum lovebird pakan nya biji-bijian.

Hal tersebut berdasarkan dari bentuk fisik yang memiliki paruh bengkok yang merupakan karakteristik dari burung pemakan biji. Ada banyak jenis burung Lovebird dengan karakter, harga Lovebird di pasaran pun juga berbeda-beda.

Daftar Jenis-jenis Burung Lovebird

Berikut ini merupakan daftar jenis-jenis burung Lovebird secara umum terbaru 2020 sebelum kita masuk ke pembahasan daftar harga burung lovebird terbaru juli 2020 dan cara budidaya ternak burung lovebird:

  1. Burung Lovebird Lutino: Rp 400.000 – Rp 600.000
  2. Burung Lovebird Batman: Rp 770.000
  3. Burung Lovebird Biola: Rp 5.500.000
  4. Burung Lovebird Violet: Rp 650.000
  5. Burung Lovebird Dakocan: Rp 500.000
  6. Burung Lovebird Parblue: Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000
  7. Burung Lovebird Blorok: Rp 1.300.000 – Rp 1.500.000

Daftar Harga Burung Lovebird Terbaru

Di bawah ini adalah tabel daftar harga burung Lovebird terbaru berdasarkan jenis, anakan, dan dewasa.

Jenis Burung LovebirdAnakanDewasa
Harga Lovebird Albino Mata MerahRp 3.000.000Rp 5.000.000
Harga Lovebird Albino Mata HitamRp 450.000Rp 650.000
Harga Lovebird Biru VioletRp 700.000Rp 900.000
Harga Lovebird Biru CobaltRp 400.000Rp 600.000
Harga Lovebird BlorokRp 1.000.000Rp 2.000.000
Harga Lovebird Dakocan HijauRp 300.000Rp 500.000
Harga Lovebird Dakocan BiruRp 450.000Rp 600.000
Harga Lovebird HollandRp 300.000Rp 650.000
Harga Lovebird Kepala EmasRp 500.000Rp 1.000.000
Harga Lovebird Pastel Hitam, Kuning, HijauRp 250.000Rp 500.000
Harga Lovebird Pastel BiruRp 300.000Rp 600.000
Harga Lovebird OliveRp 400.000Rp 650.000

Nah, itulah ulasan daftar macam-macam jenis dan harga burung Lovebird yang masuk ke dalam jajaran terfavorit dan paling banyak dicari oleh para pecinta burung Lovebird di Indonesia.

Untuk daftar harga burung lovebird terbaru dan terlengkap bisa Anda cek selengkapnya pada pengicau.net, ya!

Kendala Budidaya Ternak Lovebird Di Tempat Ramai

kendala dan cara budidaya ternak burung lovebird di tempat ramai

Budidaya ternak burung lovebird sebenarnya bisa dilakukan dimana saja asal memiliki tempat yang cukup luas. Beternak lovebird dalam ruang menjadi pilihan bagi sebagian orang.

Para penghobi burung merasa suhu ruangan cocok untuk lovebird dan bisa memberikan ketenangan sehingga burung tidak stres. Jika terjadi stres bisa mengganggu mood burung hingga tidak mau kawin.

Itulah salah satu kendala budidaya ternak lovebird di tempat ramai. Lalu, bagaimana dengan pilihan beternak lovebird di tempat ramai? Apa bisa? Sebelum membahas tentang panduan dan tata cara budidaya lovebird secara sederhana, yuk simak dulu beberapa kendalanya.

Memelihara lovebird di tempat ramai memang sedikit sulit dan tidak disarankan. Tapi jika kamu nekat untuk memeliharanya di area yang ramai maka ada beberapa kendala yang harus dihadapi. Simak berikut ini:

1. Burung Lovebird Rentan Mengalami Stres

Burung lovebird membutuhkan tempat yang tenang dan nyaman. Jika burung tersebut ditempatkan di area yang ramai maka lovebird rentan mengalami stres. Stres akan sangat mempengaruhi keadaan burung tersebut.

2. Lovebird Tidak Mau Berjodoh

Jika lovebird sudah mengalami stress maka dampak selanjutnya adalah burung ini sulit untuk dijodohkan dengan pasangannya. Nah kalau sudah begini, bisa jadi si pemilik burung akan merasakan kerugian apalagi jika telah membeli banyak indukan.

3. Bulu Lovebird Mudah Rontok

Bulu lovebird akan sangat mudah rontok bila ia merasa tidak nyaman dengan lingkungannya. Bagi kamu penghobi burung lovebird yang ingin mengikutsertakan burung ini di kontes kecantikan burung maka bulu rontok akan sangat menjadi masalah.

4. Lovebird Sulit Makan

Nafsu makan lovebird juga akan menurun seiring berjalannya waktu karena faktor tempat yang tidak menenangkan untuknya. Kalau sudah begini, lovebird mudah terserang penyakit dan kurus meski kandangnya bersih.

5. Telur Lovebird Susah Menetas

Penjodohan lovebird di tempat ramai bisa saja berhasil dengan kemungkinan yang kecil, tapi kamu masih harus menghadapi kenyataan telur lovebird yang susah menetas meski dierami induknya. Sebab indukan lovebird saja bisa stress apalagi telur bahkan anakan lovebird itu sendiri.

Daftar Makanan Terbaik Untuk Budidaya Ternak Burung Lovebird

daftar makanan untuk budidaya ternak lovebird

Kamu seorang pecinta burung lovebird? Pastinya kamu sudah tahu dong bahwa burung mungil ini juga memiliki nilai ekonomis yang luar biasa. Bayangin aja, ada jenis lovebird yang bisa dihargai hingga milyaran rupiah.

Nggak heran, banyak yang tertarik melihat peluang usaha budidaya ternak lovebird. Tapi, nilai jual lovebird yang mahal pastinya sebanding lurus dengan perawatan ekstra yang harus dilakukan dibanding merawat lovebird biasa.

Salah satunya, kita harus benar-benar memperhatikan kualitas makanan terbaik untuk budidaya ternak lovebird.

Nah, penasaran kan jenis apa aja sih yang bisa jadi pertimbanganmu untuk memulai usaha budidaya ternak lovebird yang menggiurkan ini?

Jadi, ternyata lovebird itu dinilai bagus dan memiliki daya jual yang tinggi jika memiliki warna bulu yang langka dan jarang ditemui di pasaran.

Diantaranya lovebird Kusumo yang pernah bikin heboh karena ditawar hingga 1 milyar rupiah. Wow, fantastis banget kan nilainya?

Selain itu, ada juga jenis lovebird Pale Fallow, Parblue, lovebird Biola yang harganya setara motor sport, dan Euwing yang juga nggak kalah populer di kalangan kicau mania dan kolektor lovebird.

Makanan Burung Lovebird di Habitat Alami

makanan burung lovebird di habitat alami

Di habitat aslinya, lovebird biasa hidup secara berkoloni. Umumnya mereka membuat sarang di tempat yang tak terduga seperti celah-celah pohon kaktus, di lubang di pohon Baobab (pohon besar khas Afrika) atau bahkan di bekas sarang burung-burung lain.

Lovebird merupakan satu jenis burung yang tergolong mudah dalam persoalan makan. Ada baiknya kita menyesuaikan dengan memberikan makanan terbaik untuk budidaya ternak lovebird berupa makanan alami yang biasa mereka makan di alam terbuka.

Burung ini sangat menyukai buah, sayur dan biji-bijian seperti biji kenari, juwawut, milet dan jagung muda.

Baca juga: Peluang Bisnis Makanan Kekinian

Jenis Makanan Terbaik Utama Untuk Budidaya Ternak Burung Lovebird

daftar jenis makanan terbaik utama budidaya ternak lovebird
daftar jenis makanan terbaik untuk budidaya ternak lovebird

Untuk perawatan lovebird, biasanya pemberian pakannya terbagi 2 jenis yaitu makanan pokok dan makanan ekstra lovebird. Yuk simak apa saja makanan utama yang paling oke untuk burung Lovebird kamu semakin gacor:

1. Biji Kenari

Biji kenari merupakan makanan terbaik untuk budidaya ternak lovebird yang biasa didapatkan di habitat aslinya.

Pakan budidaya ternak burung lovebird ini memberikan nutrisi yang sangat baik sehingga terkenal di kalangan kicau mania untuk menghasilkan lovebird dengan suara unggulan.

Biji kenari mengandung protein dan asam amino yang dibutuhkan untuk perkembangan tubuh lovebird terutama yang masih anakan.

2. Milet

Biji milet ini mudah dicerna oleh lovebird dan mengandung zat besi, vitamin B dan asam amino. Milet ini ada 2 macam yaitu milet putih dan milet merah.

Milet putih berguna untuk membuat lovebird gacor, sementara milet merah berfungsi untuk menjaga kestabilan birahi demi kebutuhan budidaya ternak lovebird.

3. Biji Gandum

Kandungan karbohidrat dan protein yang tinggi sangat berguna bagi lovebird, terutama indukan sehabis bertelur. Biji gandum juga mempercepat pemulihan rasa sakit dan membantu memperbaiki jaringan kulit bulu lovebird.

4. Juwawut

Bentuknya yang bulat kemerahan, terkadang terlihat mirip dengan milet merah. Dengan kandungan karbohidrat, protein dan zat kapur, juwawut ini dapat membantu meningkatkan stamina lovebird.

5. Biji Sawi

Biji sawi ini berguna juga sebagai pakan lovebird. Kandungan protein dan Omega-3 nya dapat berfungsi untuk pertumbuhan burung dan tidak membuat lovebird obesitas.

6. Gabah Beras Merah

Untuk pemberian pakan lovebird, umumnya gabah beras merah dicampur dengan milet yang rasanya lebih disukai burung. Campuran pakan bisa diberikan selang-seling agar burung tidak bosan.

Makanan Tambahan Untuk Burung Lovebird

makanan tambahan untuk budidaya ternak lovebird

Selain makanan utama, lovebird pun perlu diberikan makanan tambahan agar kondisinya tetap prima dan makin gacor. Yuk simak apa aja makanan tambahan yang baik untuk kesehatan lovebird peliharaanmu:

1. Biji Kwaci

Ternyata, biji kwaci bukan hanya favorit hamster saja loh, lovebird pun ternyata suka pakan satu ini. Memberikan biji kwaci sebagai pakan lovebird dapat meningkatkan libido lovebird. Tapi, atur asupannya ya agar burung tidak obesitas.

2. Sayur Kangkung

Kangkung kaya akan kalsium sehingga berfungsi dalam pembentukan cangkang saat lovebird dalam masa kawin. Berikan kangkung sehari sekali saja sebagai selingan makanan utamanya.

Baca juga: Peluang Usaha Budidaya Jamur Tiram Rumahan

3. Tauge

Pemberian kecambah/toge/tauge ini biasanya dicampurkan dengan pakan lainnya agar burung tidak bosan. Sudah pasti efeknya adalah untuk kepentingan proses kawin lovebird.

4. Tulang Sotong

Tulang sotong ini memang identik dengan makanan untuk burung kenari. Tapi, sebagai suplemen makanan tambahan, tulang sotong sangat bermanfaat untuk indukan sebelum proses kawin. Pakan ini sarat dengan kalsium dan mineral.

5. Jagung Manis

Berikan jagung manis dalam kondisi mentah, jangan yang sudah direbus loh ya. Berikan sehari sekali sebagai tambahan makanan utama. Khasiatnya bisa juga berguna untuk meningkatkan libido lovebird pada masa kawin.

Selain pemberian makanan terbaik untuk budidaya ternak lovebird pastikan juga selalu memperhatikan kondisi lovebird. Bersihkan sangkar secara rutin dan gunakan lampu ternak full spektrum jika melakukan ternak lovebird dalam ruangan.

Jika kondisi burung sedang drop, ada baiknya berikan suplemen makanan untuk mengembalikan staminanya.

Cara Beternak Burung Lovebird Sederhana

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Untuk budidaya ternak lovebird yang sederhana, kamu harus memperhatikan hal-hal dibawah ini:

1. Persiapan Kandang Sederhana

Persiapan kandang sangatlah penting. Buatlah kandang lovebird cukup luas agar burung tersebut nyaman berada di dalamnya.

Pastikan juga kandang mudah dibuka agar mudah dibersihkan dan tersedia tempat pakan dan minum.

2. Mengetahui Jenis Kelamin Lovebird

Membedakan jenis kelamin lovebird sangat penting. Lovebird yang berpasangan belum tentu memiliki jenis kelamin yang berbeda. Jangan sampai kamu bingung saat melihat lovebird yang tak mau kawin, ternyata memiliki jenis kelamin sama.

3. Pakan Burung Lovebird

Memberi pakan lovebird secara berkala rutin setiap hari makan terbaik lovebird berasal dari biji kuaci, milad, pelet, biji bunga matahari biji sawit dan sebagainya. Biji-bijian ini bisa meningkatkan hormon yang membantu menaikan birahi lovebird.

4. Penjodohan Burung Lovebird

Burung Lovebird adalah jenis burung yang setia karena hanya memiliki satu pasangan saja seumur hidup.

Untuk cara menjodohkannya yaitu dengan mendekatkan 2 sangkar jantan dan betina lovebird selama 7 hari. Proses ini bisa lebih cepat saat masa birahi burung tersebut sedang naik.

5. Pengeraman Telur Lovebird

Setelah proses perjodohan maka lovebird akan segera kawin dan bertelur. proses setelah bertelur adalah mengerami telur proses ini biasanya membutuhkan sarang yang dinamakan glodok.

Glodok bisa dibeli atau dibuat sendiri dengan memanfaatkan ranting pohon kecil tangkai daun dan juga daun-daun kering. Lovebird yang akan mengerami telurnya akan menyusun sendiri glodoknya.

6. Penetasan Telur Lovebird

Pengeraman telur membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu hingga 23 hari, hubungan waktu penetasan yang hanya membutuhkan 24 jam saja.

Lovebird yang pertama kali bertelur belum tentu seluruh tubuhnya akan menetas dan hal ini wajar saja terjadi. Sementara untuk lovebird yang sudah masuk masa produktif maka telurnya akan menetas semua.

Budidaya ternak lovebird di tempat ramai bisa saja kamu lakukan bila memiliki satu ruangan yang khusus dan kedap suara.

Namun, akan ada banyak kendala budidaya ternak lovebird di tempat ramai. Jadi bagi kamu yang tetap ingin mencoba sebaiknya difikirkan terlebih dahulu kendala-kendala yang terjadi seperti di atas tadi, ya.

Baca juga: Kerja Sampingan Anak Sekolah

Panduan dan Tata Cara Budidaya Ternak Burung Lovebird Terlengkap

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Hawa tercipta di dunia untuk menemani Sang Adam. Persis seperti lirik lagunya Dua Sejoli yang dipopulerkan oleh Dewa 19. Ya, setiap makhluk diciptakan berpasang-pasangan. Sama seperti burung, Lovebird.

Warnanya yang cerah penuh warna dan suaranya yang merdu membuat lovebird menjadi jenis burung peliharaan yang banyak diminati.

Lovebird ini sangat unik, burung jenis ini bisa memiliki ikatan yang kuat dengan pemiliknya dan pastinya terhadap pasangannya. Inilah yang membuatnya dinamakan lovebird.

Burung asal Afrika ini seringkali terlihat mesra atau senang berdekatan dengan sesamanya. Selain fisiknya yang menarik, burung lovebird juga sangat populer di arena kicauan burung.

Oleh karena itu, ide bisnis budidaya ternak lovebird ini banyak dilirik karena punya nilai ekonomis yang cukup menggiurkan.

Hal Penting yang Harus Disiapkan Untuk Budidaya Ternak Lovebird

Nah, sebenarnya budidaya ternak lovebird itu gampang-gampang susah. Kita harus telaten dan paham tipsnya.

1. Sangkar Burung Lovebird

Kita bisa dengan mudah mendapatkan sangkar untuk lovebird di pasaran, biasanya berbentuk persegi panjang dan terbuat dari besi. Untuk budidaya lovebird, jangan lupa untuk sediakan juga kandang khusus untuk bertelur yang biasanya terbuat dari kayu berukuran 25x20x25 cm.

Burung lovebird ini memiliki naluri alami untuk membentuk sarangnya seperti di habitat aslinya. Kita harus menyiapkan rumput dan ranting kering atau serutan kayu untuk bahan sarang Lovebird.

Perhatikan posisi sarang agar terhindar dari sinar matahari dan hujan. Pastikan juga sangkar ini memiliki area untuk lovebird bertengger ya.

2. Bibit atau Indukan Burung Lovebird

Memilih indukan lovebird merupakan proses yang cukup sulit karena kita harus jeli membedakan lovebird jantan dan betina.

Cara paling akurat untuk mengetahui jenis kelamin lovebird adalah dengan tes DNA di lab khusus. Biayanya sekitar 150 ribuan untuk sekali tes.

3. Usia Burung Lovebird

Setelah berhasil memilih indukan yang tepat, hal selanjutnya yang penting untuk diperhatikan adalah usia lovebird.

Usia optimal lovebird betina untuk berkembang biak adalah pada usia 1 tahun. Sementara untuk lovebird jantan, umumnya telah siap berkembang biak sejak usia 8 bulan.

4. Proses Perjodohan dan Pengembangbiakkan

Ternyata, nggak cuma manusia yang bisa dijodohkan, tapi lovebird juga lho. Kita perlu melakukan perjodohan sebelum menyatukan sepasang lovebird dalam satu sangkar. Karena mereka secara naluriah bisa berkelahi dan menyerang hingga menyebabkan luka.

Tipsnya, jemurlah burung lovebird jantan dan betina di kandang terpisah secara berdampingan. Ini akan membiasakan kehadiran satu sama lain sebelum akhirnya disatukan.

Jika mereka sudah bertengger berdekatan di sangkar masing-masing, kemungkinan besar mereka siap berkembang biak. Proses ini biasanya berlangsung sekitar 3-7 hari.

Jika proses perjodohan berhasil, maka sepasang lovebird ini akan langsung masuk ke dalam sarang untuk berkembang biak dan bertelur.

5. Pengeraman Telur Lovebird

Setelah proses kawin, umumnya lovebird dapat bertelur sekitar 4-6 butir telur. Pada saat pengeraman, induk lovebird akan sesekali keluar sarang untuk makan, minum atau sekedar meregangkan sayapnya.

Proses pengeraman telur biasanya berlangsung sekitar 21-23 hari dan biarkan telur menetas secara alami.

Jangan sekali-kali mencoba untuk memecahkan cangkangnya karena bisa berakibat fatal. Bisa-bisa anakan yang menetas cacat atau tidak dapat berkembang dengan baik.

6. Penanganan Anakan dan Indukan Lovebird

Setelah menetas, pastikan untuk menjaga pakan indukan lovebird karena merekalah yang akan memberikan makan untuk anak-anaknya. Berikanlah biji kenari, jagung muda, biji sawi, dan suplemen sebagai tambahan.

Anakan lovebird yang sudah berusia 10-14 hari sebaiknya ditempatkan terpisah dari induknya. Letakkan di sebuah kotak dengan alas handuk dan diberikan lampu 5 watt untuk menjaga kehangatannya.

Untuk makanannya, kita bisa meberinya bubur bayi instan yang diatur kekentalannya secara bertahap. Berikan pakan minimal 4 jam sekali.

Jika sudah memasuki usia 4 minggu, berikan pakan lovebird ini ditempat makan seperti indukannya. Kita bisa mulai memberikan potongan-potongan kecil buah, sayur atau pellet yang sudah dicampur air hangat terlebih dahulu.

Dibutuhkan komitmen dan ketelatenan yang cukup tinggi untuk memelihara burung cantik yang berdaya jual cukup tinggi ini lho. Tapi, kalo kamu rajin membaca tips dan rutin mempraktekkannya pasti akan terbiasa.

Harga jual burung lovebird ini berkisar antara 100 ribuan hingga puluhan juta. Cukup menggiurkan bukan?

Baca juga: Peluang Usaha Budidaya Ternak Ikan Hias

Cara Budidaya Ternak Lovebird Lengkap Sampai Berhasil

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Budidaya ternak lovebird cukup populer akhir-akhir ini karena dari segi bisnis ternak burung satu ini menjanjikan. Penamaan lovebird awalnya adalah karena para pakar mengamati sepasang burung yang sedang berdekatan saling menyayangi satu sama lain.

Burung lovebird adalah tipe burung setia yang hanya memiliki satu pasangan saja sampai mati. Mau tahu gimana cara budidaya ternak lovebird lengkap sampai berhasil? Terus baca artikel ini sampai akhir, ya!

1. Persiapan Kandang Lovebird

Hal pertama yang harus dilakukan saat budidaya ternak lovebird adalah mempersiapan kandang. Tentukan terlebih dahulu apakah ingin budidaya lovebird sepasang atau lebih. Jika lebih dari sepasang maka persiapan kandang yang lebih besar dan memiliki sekat didalamnya.

Sedangkan jika berniat untuk memelihara sepasang lovebird, siapkan tempat bertelur burung yang terbuat dari kayu dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm atau yang biasa dinamakan glodok. Untuk isi dari glodok itu sendiri berupa serut kayu, ranting kecil dan juga dedaunan kering.

2. Pemilihan Indukan Lovebird

Langkah kedua dalam budidaya ternak lovebird adalah memilih indukan lovebird. Kamu bisa memilih lovebird dengan suara bagus, memiliki bulu menarik atau keduanya.

Pilihlah indukan yang sehat dan berkualitas sehingga nantinya menghasilkan anakan yang memiliki kualitas. Pilih indukan jantan yang umurnya lebih tua dari betina, karena indukan jantan lebih mendominasi.

3. Menunggu Lovebird Siap Kawin

Lovebird minimal berumur 10 tahun baru bisa dikawinkan. Ciri khas lovebird yang siap kawin adalah pada betina sering merentangkan sayapnya dan ekor yang cukup sering diangkat keatas. Sedangkan untuk lovebird yang jantan sering menggosokkan pantatnya pada sangkar.

Jika sudah menemukan tanda-tanda demikian, maka kamu sudah bisa segara kawinkan burung lovebird. Jangan kelamaan, makin lama atau menunda hal tersebut justru malah membuat sulit lovebird saat kawin nantinya.

4. Penjodohan Lovebird

Cara budidaya ternak lovebird yang selanjutnya adalah dengan mempertemukan sepasang lovebird.

Saat membeli indukan jangan pernah menyatukan kedua lovebird di kandang yang sama karena bisa saja mereka berkelahi. Apalagi jika beternak lebih dari sepasang, pemisahan kandang sangat wajib dilakukan.

5. Pemberian Pakan yang Teratur

Saat sepasang lovebird sudah yakin berjodoh dan berada dalam kandang yang sama, berikan pakan lovebird secara teratur.

Makanan yang cocok diberikan pada burung lovebird adalah biji sawi, benih kenari, jagung muda, biji bunga matahari, tauge, kangkung dan milet.

6. Proses Perkawinan Bertelur

Saat melewati proses perkawinan, dan lovebird betina sedang bertelur, kamu tidak boleh sering-sering melihat keadaan lovebird karena hal ini justru mengganggu kenyamanan burung tersebut.

Saat sudah bertelur, tidak semua betina lovebird mau mengerami telurnya. Jika sudah begini kamu harus mendekatkan betina dengan telurnya agar bisa dierami.

Betina yang mengerami telurnya akan memancing betina lain untuk mengerami juga. Lovebird betina yang baru pertama kali bertelur biasanya belum tentu telurnya menetas. Hal ini bisa jadi karena lovebird belum siap bertelur atau faktor lainnya.

7. Pemisahan Anak dan Induk Lovebird

Tunggu hingga 14 hari kamu baru bisa memisahkan induk dengan anakan lovebird. Cara lain adalah tunggu sampai anakan keluar sendiri dari sarangnya. Saat dipisahkan dari induk, siapkan lampu 5 watt untuk kandang anakan agar tetap bisa menghangatkan tubuh anak.

Anakan lovebird belum bisa makan sendiri, jadi kamu perlu menyuapi anakan burung menggunakan alat suntikan. Jarumnya dilepas dan diganti dengan selang elastis atau karet pentil.

Kamu bisa memberikan makanan lovebird bubur bayi atau pelet yang diseduh dengan air hangat. Jadwalkan anakan lovebird makan setiap 4 jam sekali dan berikan perhatian khusus untuk anakan lovebird.

Nah, itu tadi cara budidaya ternak lovebird lengkap dan mudah baik bagi pemula ataupun profesional.

Baca juga: Peluang Bisnis Anjing Ras Terbaru

Cara Termudah Budidaya Ternak Lovebird untuk Pemula

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Menikmati cuitan merdu lovebird dan tingkahnya yang menggemaskan membuat banyak orang berminat untuk memeliharanya. Semakin tingginya animo masyarakat terlihat dari banyaknya permintaan di pasaran dan juga banyaknya perlombaan kicauan burung lovebird ini.

Hal ini tentu saja menjadi sebuah peluang usaha tersendiri yaitu bisnis ternak lovebird. Tak hanya yang sudah berpengalaman dalam bisnis burung yang bisa membudidayakan lovebird.

Bahkan jika kamu baru saja tertarik dalam bidang ini, kamu bisa kok mulai dari sekarang. Sebagai pandaun dan menambah informasi, artikel kali ini akan membahas tentang cara mudah budidaya ternak lovebird untuk pemula. Simak terus, ya!

Namun, karena berternak lovebird bisa dibilang gampang-gampang susah, maka banyak orang mengurunkan niatnya untuk ikut mencicipi bisnis ini. Terlebih lagi, lovebird ini bukanlah burung asal Indonesia melainkan jenis burung yang habitat aslinya berasal dari Afrika.

Tentunya hal tersebut menjadi tantangan tersendiri. Tapi, toh tetap saja di kalangan kicau mania, lovebird yang berhasil menang lomba ternyata memiliki nilai jual yang cukup mahal.

Baca juga: Peluang Bisnis Properti Modal Kecil

Panduan dan Tata Cara Ternak Burung Lovebird untuk Pemula

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap
panduan dan tata cara budidaya ternak lovebird untuk pemula

Ngomongin soal perawatan, sekali lagi namanya berternak hewan apapun pasti ada aja tantangannya. Walaupun kamu belum berpengalaman dalam budidaya ternak lovebird, nggak usah berkecil hati ya.

Pada dasarnya kalo kamu punya niat dan telaten mengikuti caranya sebenarnya sih relatif terbilang mudah kok. Jadi, buat kamu yang tertarik terjun di usaha budidaya ternak lovebird, yuk simak aja tata caranya:

1. Menyiapkan Kandang Burung Lovebird

Pertama-tama, siapkan 2 sangkar kecil untuk masing-masing lovebird. Lalu, siapkan juga kandang kayu dari bahan kayu yang didalamnya tersedia ranting-ranting kering untuk bersarang.

Biasanya lovebird akan menghias sarang mereka sendiri. Lalu, siapkan kandang yang agak besar untuk penangkaran, misal ukuran 3×3 meter.

2. Beli Sepasang Burung Lovebird

Langkah selanjutnya, pilihlah sepasang lovebird. Satu jantan dan satu betina. Tempatkan kedua lovebird dalam dua sangkar yang berbeda.

Untuk masa perjodohan, biasakan jemur lovebird bersebelahan agar mereka terbiasa dan tercipta chemistry. Lalu, pindahkan ke dalam kandang kayu jika mereka terlihat senang berdekatan saat masih di kandang masing-masing.

3. Berikan Makanan yang Berkualitas

Buatlah jadwal pemberian makan yang rutin dan pilih pakan yang berkualitas menyerupai di habitat aslinya.

Burung Lovebird biasanya bisa diberikan pakan berupa biji-bijan kering seperti biji kenari, biji gandum, gabah beras merah, milet dan sebagainya. Berikan juga suplemen makanan untuk meningkatkan stamina sebelum proses kawin.

4. Mulai Berternak Lovebird

Untuk memulai proses ternak lovebird, pastikan burung sudah mencapai usia matang untuk kawin. Umumnya burung jantan sekitar 6 bulan, sementara untuk yang betina sekitar 1 tahun.

Ketika sepasang lovebird sudah disatukan dalam 1 kandang, cobalah pantau dan lihat sekitar 14 hari ke depan apakah sang betina sudah bertelur.

Saat proses pengeraman telur, ada baiknya lovebird jantan dipisahkan terlebih dahulu. Proses pengeraman telur biasanya berlangsung sekitar 18-23 hari.

Gunakan kesempatan ini untuk menjodohkan si jantan dengan betina lainnya. Setelah telur menetas, pastikan ketersediaan pakan untuk induknya berkecukupan. Karena, biasanya indukan ini yang akan memberikan makan untuk anaknya.

5. Perawatan Anakan Lovebird

Setelah berusia 14 hari, baiknya anakan lovebird ini dipisahkan dari induknya. Tempatkan di kandang khusus anakan beralaskan handuk.

Lengkapi juga dengan lampu 5 watt untuk menjaga kondisi mereka tetap hangat. Untuk menyuapi anakan lovebird, bisa menggunakan suntikan yang berisi campuran bubur bayi dan pellet dengan air hangat.

Gimana, sudah ada bayangan kan tentang cara mudah budidaya ternak lovebird untuk pemula? Lakukan setiap langkahnya secara konsisten deh dan pastikan kamu berternak lovebird dengan happy.

Bayangin aja keuntungan yang menanti, apalagi kalo kamu berhasil mendapatkan anakan yang warna bulunya langka dan unik. Worth-it banget, kan?

Baca juga: Peluang Bisnis Budidaya Ternak Burung Pipit

Cara Budidaya Ternak Burung Lovebird di dalam Rumah

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Lovebird merupakan burung yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Burung ini adalah jenis beo kecil dengan suara indah dan memiliki banyak varian. Budidaya ternak lovebird di rumah bisa dilakukan lho.

Jenis lovebird yang banyak dipelihara di rumah adalah lovebird rosy face, fischery, yellow collared, black checked, lilian’s dan jenis lainnya.

Untuk budidaya ternak burung lovebird di rumah, pemula yang hanya sekedar ingin memelihara burung sebagai hobi atau budidaya sebagai lahan bisnis bisa mencobanya.

Tak hanya karena menawan dan memiliki suara kicauan yang bagus, dari segi bisnis ternak lovebird cukup menjanjikan. Tak harus modal yang besar kamu bisa budidaya burung ini dengan memanfaatkan area kosong di rumah seperti teras atau pekarangan.

Berikut ini merupakan langkah-langkah budidaya ternak lovebird di rumah secara bertahap dan lengkap untuk pemula hingga profesional.

1. Mempersiapkan Sangkar

Pertama kali yang harus dipersiapkan adalah sangkar untuk burung lovebird itu sendiri. Pastikan sangkar bersih, ukurannya cukup luas, dan bahan sangkar terbuat dari bahan yang aman sehingga tidak melukai burung.

Bagian alas sangkar pilih bahan yang mudah diganti agar tidak menyebabkan gangguan dan memicu burung bisa stres.

2. Cari Tahu Jenis Kelamin Burung Lovebird Sejak Dini

Membedakan jenis kelamin burung perlu dilakukan sejak dini saat budidaya ternak lovebird. Pada kategori burung dimorfik cara membedakan nya cukup mudah.

Untuk burung lovebird jantan ukuran kepalanya lebih kecil dan berbentuk rata, tubuh dan bagian paru lebih kecil dari betina, kakinya rapat dan ekor berbentuk huruf V. Biasanya lebih gesit agresif dan ngekek yang panjang.

Sedangkan pada lovebird betina memiliki bentuk kepala besar menonjol ke atas, dengan paru dan tubuh lebih besar, bertengger dengan kaki melebar, ekornya berbentuk huruf U, lebih tenang dan ngekeknya tidak panjang.

3. Makanan Induk dan Anakan Burung Lovebird

Berikan pakan pada lovebird dengan jenis yang bervariasi. Jenis pakan terbaik adalah kuaci, milet putih, milet merah, biji bunga matahari, biji sawi, jumawut dan lain sebagainya.

Berikan pakan setiap hari secara bergantian, tambahkan buah dan sayur 2 kali dalam seminggu untuk penambah nutrisi supaya kicauan burung semakin berkualitas.

Untuk jenis pakan pada anakan tentu berbeda dengan induk. Berikan bubur bayi instan yang dicampur dengan air hangat untuk anakan.

Jangan lupa menambah multivitamin, berikan makanan yang mengandung vitamin A, B, C, D, E dan K. Yang bisa membantu kicauan burung agar lebih baik.

4. Hindari Beberapa Jenis Makanan

Lovebird sangat baik jika mengkonsumsi buah apel, tapi hindarkan bijinya karena mengandung sianida.

Alpukat juga tidak boleh untuk lovebird karena mengandung zat persin yang bisa menyempitkan pembuluh darah. Coklat bisa menurunkan fungsi saraf dan bawang putih yang bisa menyebabkan anemia hemolitik.

5. Memandikan Burung Lovebird dengan Baik dan Benar

Burung Lovebird harus dimandikan hingga basah kuyup supaya stamina tetap terjaga, mandikan pada pagi hari sekitar jam 7 semprot hingga basah memakai sprayer. Setelah dimandikan lanjutkan dengan menjemur burung selama 10 menit, tapi hanya boleh hingga jam 10 pagi.

Semprot lagi hingga basah kuyup lalu jemur kembali sampai jam 12. Sesudah dijemur burung di gantang pada tempat yang teduh. Di malam hari, bagian dada burung di semprot lagi.

6. Penjodohan Sepasang Burung Lovebird

Karena sifat lovebird yang setia maka harus memilih pasangan lovebird yang berkualitas. Untuk penjodohan bisa dengan mendekatkan kedua sangkar betina dan jantan selama seminggu.

Proses ini lebih cepat dilakukan saat masa birahi burung muncul. Masa birahi terlihat dari kicauan yang bertambah kencang, nyaring dan jantan lovebird yang lebih agresif.

7. Proses Bertelur dan Pengeraman

Sesudah tahap penjodohan, kini saatnya menampilkan lovebird betina bertelur dan mengerami telurnya. betina akan masuk ke Glodok dan biasanya menghasilkan sekitar 4 hingga 6 telur dan yang akan dierami hingga menetas.

Umumnya lovebird mengerami telur selama 21 hingga 23 hari dan waktu penetasan membutuhkan 24 jam. Di awal masa bertelur biasanya tidak semua telur bisa menetas.

Namun, bila sudah masuk masa produktif telur bisa menetas seluruhnya. Bisa juga telur mandul karena induk terlalu muda atau sangkar yang tidak bersih.

Demikian langkah-langkah untuk budidaya ternak lovebird di rumah yang bisa kamu coba. Dan semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, baik penghobi lovebird pemula maupun profesional.

Baca juga: Peluang Usaha Budidaya Ternak Burung Puyuh

Cara Budidaya Ternak Lovebird di Tempat Tertutup

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Burung lovebird banyak orang karena banyak hal mulai dari suara ngekek-nya yang khas dan juga harganya tidak terlalu tinggi.

Namun bila lovebird yang ngekek-nya panjang maka harganya juga akan lebih tinggi. Nah, kalau kamu ingin budidaya ternak lovebird di tempat tertutup, kamu harus memperhatikan tempat yang cocok untuk lovebird hidup.

Burung Lovebird sangat cocok hidup di tempat yang tertutup tanpa gangguan dari luar ataupun lalu-lalang kebisingan orang.

Jika ada kamar yang kosong, kandang lovebird bisa dimasukkan lho pada kamar tersebut. Sebelum memutuskan budidaya ternak lovebird di tempat tertutup, pastikan kalian tahu beberapa hal di bawah ini, ya!

Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Ternak Burung Lovebird di Tempat Tertutup

Budidaya ternak lovebird di tempat tertutup membutuhkan perhatian dan ketelitian. Kamu memang harus melihat betul kondisi burung tersebut setiap harinya.

Lalu hal apa lagi yang yang harus diperhatikan? Simak penjelasan berikut ini:

1. Beli Lovebird yang Sudah Siap Produksi

Saat memutuskan untuk beternak lovebird maka kamu harus membeli burung yang sehat dan sudah siap untuk kawin juga. Bertelur perhatikan kualitas calon indukan yang sehat agar anak-anaknya juga sehat.

Pilih burung Lovebird jantan yang usianya lebih tua dari betina agar saat perkawinan induk jantan bisa mendominasi sehingga produksi tidak rentan gagal.

2. Persiapan Kandang yang Nyaman dan Aman

Persiapan kandang yang bersih nyaman untuk ditinggali oleh lovebird. Buat kandnag dengan Ukuran 60 cm x 40 cm x 40 cm.

Harga kandang burung Lovebird dengan ukuran segini Bisa kamu dapatkan dengan 150 ribu saja. Cukup murah dan terjangkau. Kandang dengan luas di atas bisa ditempati oleh 1 pasang burung saja.

Bila ingin memelihara Lovebird lebih dari satu pasangan maka yang kami butuhkan adalah kandang dan ruangan yang lebih luas. Maka sebelum menyiapkan kadang, ketahui dahulu berapa jumlah burung yang akan dipelihara.

3. Letakkan Glodok di Posisi yang Tepat

Glodok merupakan sarang tempat burung betina bisa bertelur. Seperti diketahui lovebird liar biasa bertelur di dalam rongga rongga atau lubang pohon untuk itu kamu bisa menggantinya dengan menggunakan glodok.

Glodok bisa dibuat sendiri dari serutan kayu dan ranting-ranting pohon kecil. Tapi jika tidak ingin repot kamu bisa membeli glodok di toko khusus burung pastikan untuk membeli glodok burung lovebird bukan untuk jenis burung lain.

Ketebalan kayu untuk ternak lovebird adalah 2.5 cm, tujuannya adalah agar burung tetap merasa hangat. Lovebird biasa menentukan julan serutan kayu nya sendiri untuk bersarang. Jangan bingung bila sebagian sarang dibuang oleh burung tersebut.

4. Pasang Lampu Full Spektrum di Kandang Lovebird

Cara budidaya lovebird di tempat tertutup selanjutnya adalah pasang lampu full spektrum pada kandang lovebird, lampu ini nantinya memiliki sinar yang mirip dengan matahari sehingga menjaga kesehatan burung.

Lampu ini juga membuat lovebird merasa seperti berada di alam bebas karena rata-rata suhu warnanya adalah 5500 Kelvin.

Lampu full spektrum menggantikan cahaya matahari yang sangat dibutuhkan oleh burung. Nyalakan lampu pada siang hari, dan matikan saat malam dimana waktu lovebird untuk tidur.

5. Satukan dengan Pasangan Lovebird Lain dalam Satu Kandang

Jika kamu memiliki kandang yang besar, maka bisa menggabungkan beberapa pasang Lovebird dalam satu kandang. Persiapkan glodok lebih dari satu, penggabungan ini bisa memancing pasangan lovebird untuk lebih cepat kawin dan bertelur.

Ketika salah satu pasangan kawin, biasanya pasangan lainnya juga mengikuti. Hal ini tentu menguntungkan karena mempercepat proses produksi.

6. Berikan Pakan untuk Meningkatkan Birahi

Jika kamu memang mem-prioritaskan burung lovebird harus cepat produksi maka cara ini sangat wajib untuk dicoba. Berikan pakan khusus yang bisa meningkatkan hormon lovebird agar cepat kawin dan bertelur.

Diantaranya adalah kangkung, tauge, biji kuaci, dan sebagainya. Makanan-makanan ini sangat cocok diberikan apalagi pada betina lovebird agar lebih terangsang untuk bertelur.

Selain pakan, kamu juga bisa menambahkan suplemen untuk lovebird. Suplemen bisa didapatkan di toko-toko burung terdekat atau toko online yang ada di internet.

7. Ganti Air Minum Secara Berkala

Asupan air sangat penting untuk kesehatan lovebird dan juga mempengaruhi mood-nya. Mood yang stabil membuat lovebird tidak mudah stres. Saat mengalami stress, lovebird cenderung tidak mau kawin.

Maka dari itu berikan air yang cukup dan bersih, ganti 1 hari sekali. Perhatian khusus seperti ini sangat diperlukan oleh lovebird.

itulah beberapa hal penting yang wajib Kamu perhatikan saat ingin memulai budidaya ternak lovebird di tempat tertutup. Sesungguhnya ternak lovebird sangat menyenangkan apalagi untuk kamu yang memang peng-hobi burung lovebird.

Baca juga: Wujud Burung Romantis yang Menggemaskan

Cara Budidaya Ternak Lovebird Tanpa Sinar Matahari

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Siapa sih yang nggak langsung jatuh hati sama lovebird? Tingkahnya yang menggemaskan dan warnanya yang meriah memang bikin siapapun senang melihatnya.

Lovebird berhasil menarik minat para kolektor burung dan mereka yang tertarik untuk terjun dalam budidaya ternak lovebird. Hal ini tentu saja membuka peluang usaha tersendiri yang sayang untuk dilewatkan.

Ada berbagai teknik dalam pembudidayaan lovebird, salah satunya adalah budidaya ternak lovebird tanpa sinar matahari. Berikut ini adalah beberapa strategi dan teknik pembudidayaan burung Lovebird tanpa sinar matahari untuk pemula.

1. Persiapkan Kandang Lovebird dengan Ukuran yang Sesuai

Saat memutuskan untuk menjalankan usaha ternak lovebird, tentunya kita memerlukan modal yang cukup dan tentunya komitmen untuk telalten dalam melakukan pemeliharaannya.

Kita memerlukan area penangkaran lovebird yang cukup luas. Anggaplah untuk 5 pasang lovebird, maka kita memerlukan kandang penangkaran berukuran panjang 2 meter x lebar 1 meter x tinggi 1,5 meter.

Dengan ukuran kandang penangkaran seperti itu, maka kita perlu memastikan kandang tersebut kuat agar tidak mudah rusak digigiti oleh paruhnya yang tajam.

Selain itu, pastikan juga kandang aman dari ancaman hewan predator seperti tikus, kucing dan sebagainya. Konsekuensinya, kita akan menerapkan teknik budidaya ternak lovebird tanpa sinar matahari.

2. Perhatikan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara

Perlu diketahui bahwa lovebird memiliki habitat asli di Afrika, sehingga mereka terbiasa berjemur di bawah sinar matahari. Jadi, kita harus memastikan paling tidak area penangkaran mendapatkan sedikit paparan sinar matahari dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak lovebird agar tidak mudah cacingan dan terkena bakteri. Sebisa mungkin jemurlah ternak lovebird secara bergantian sehingga mereka tidak melulu terkungkung dalam penangkaran.

Ada triknya untuk membuat ternak lovebird tetap sehat walaupun minim terkena sinar matahari atau jarang dijemur.

Berikan pakan yang berkualitas dan suplemen tambahan sehingga nutrisi lovebird tetap fit. Lalu, lakukan pemasangan lampu khusus untuk digunakan di kandang penangkaran.

3. Penggunaan Lampu Untuk Budidaya Ternak Lovebird Tanpa Sinar Matahari

Dalam proses budidaya ternak lovebird, jenis lampu yang paling tepat digunakan adalah jenis lampu ternak full spektrum.

Lampu ternak jenis ini memiliki spektrum yang mirip dengan sinar matahari. Jadi, sekalipun kita memilih untuk ternak lovebird tanpa sinar matahari maka burung pun akan tetap terjaga kesehatannya.

Sebagai tambahan info, lampu full spektrum umumnya memiliki suhu warna rata-rata sekitar 5500 Kelvin. Hal ini membuat lovebird seolah berada di alam terbuka.

Untuk kamu yang melakukan budidaya ternak lovebird di dalam ruangan maka lampu full spektrum ini berfungsi sebagai pengganti sinar matahari. Tapi, jangan lupa matikan lampu di malam hari saat waktunya lovebird untuk tidur.

Untuk lovebird dalam kondisi normal, jika lampu spektrum dinyalakan biasanya mereka berkicau dan aktif beraktifitas layaknya suasana pagi dan siang hari.

Itulah pentingnya untuk mematikan lampu di malam hari, sehingga lovebird tidak disorientasi waktu. Misalnya dengan berkicau sepanjang malam, sehingga justru di pagi hari lovebird akan tertidur kelelahan.

Untuk lovebird ternakan, lampu ini ada baiknya dinyalakan agar indukan dapat menyuapi makanan untuk anak-anaknya dan menghindari anakan terinjak oleh induknya. Selain itu, lampu ini juga berguna untuk menambah kehangatan anakan yang masih rentan kondisinya.

Untuk lovebird yang sedang sakit, lampu ini berfungsi untuk mengembalikan kondisi kesehatannya. Tapi, perlu diperhatikan bahwa burung yang sedang sakit membutuhkan sinar yang hangat untuk proses pemulihan. Triknya, tutupi sinar lampu sehingga tidak terlalu terang tapi tetap hangat dalam ruangan penangkaran.

Teknik budidaya ternak lovebird tanpa sinar matahari umumnya dipilih para peternak burung karena faktor keterbatasan lahan. Mereka beternak lovebird dalam ruangan, biasanya menggunakan sistem kandang bertumpuk.

Sistem ini biasanya menempatkan sepasang lovebird dalam satu sangkar lengkap dengan sarangnya untuk bertelur. Lalu, diletakkan bersusun dengan sangkar berisi sepasang-sepasang lovebird.

Tahukah kamu kenapa sekarang orang mulai melihat peluang usaha dengan beternak lovebird? Hal ini tentunya karena daya jual dari lovebird spesies tertentu yang bisa dibandrol hingga mencapai puluhan juta.

Jadi, pastinya sepadan yaa modal yang kita keluarkan jika bisa menghasilkan anakan spesies baru yang nggak hanya cantik dan merdu, tapi juga bisa menghasilkan profit yang cukup menjanjikan. Jadi, kalian mau pake teknik budidaya lovebird yang mana nih?

Baca juga: Peluang Bisnis Online Paling Menjanjikan

Cara Budidaya Ternak Lovebird Agar Cepat Bertelur dan Menetas

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Kalo kamu termasuk yang tertarik untuk berternak lovebird, sebenarnya caranya itu gampang-gampang susah. Dengan modal yang nggak terlalu besar, kamu memiliki potensi mendapatkan keuntungan yang luar biasa.

Apalagi kalo kamu berhasil membudidayakan lovebird yang langka dan jenis incaran para kolektor burung. Ada triknya dalam cara budidaya ternak lovebird agar cepat bertelur untuk pemula dan profesional lho.

Syarat utama agar lovebird cepat bertelur adalah dengan melengkapi kebutuhan burung Lovebird. Diantaranya adalah kandang yang bersih dan layak, pakan yang berkualitas, ketersediaan air untuk minum, kandang untuk bertelur, dan batang kayu untuk lovebird bertengger. Ya, semua sarana dan prasarana ini wajib ada ya kalo kamu mau lovebirdmu segera bertelur.

Kebanyakan para peternak lovebird menginginkan ternak mereka cepat bertelur agar segera balik modal. Namun, tidak banyak yang paham tipsnya. Seringkali ditemui pada prakteknya lovebird bisa bertelur tapi telurnya tidak menetas.

Hal ini tentunya sedikit membuat frustasi karena biaya yang dikeluarkan akan semakin besar sementara keuntungan yang didapat belum seberapa. Kuncinya sebenarnya sederhana, buatlah lovebird merasa nyaman dan betah dengan lingkungan tempat tinggalnya. Inilah tips caranya:

  1. Letak kandang penangkaran usahakan jauh dari lalu lalang manusia. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan para lovebird jika terlalu sering melihat manusia hilir mudik di sekitar kandang mereka.
  2. Jauhkan lovebird dari suara-suara bising seperti bunyi knalpot kendaraan atau alarm mobil. Kita saja sebagai manusia terkadang penat mendengarkan suara bising, apalagi lovebird.
  3. Berikan asupan nutrisi yang dapat mengoptimalkan produksi telurnya seperti kangkung dan jagung muda. Disarankan, berikan porsi sekitar 50% makanan ini setiap harinya.
  4. Buatlah penyekat agar para lovebird tidak saling melihat. Karena naluri alami mereka sebagai hewan liar yang terkadang bersifat agresif dan mudah menyerang lovebird lainnya.
  5. Untuk sarang tempat lovebird bertelur, sediakanlah ranting kayu kecil yang kering dan serutan kayu. Lovebird biasanya secara naluriah akan membuat sarangnya sendiri ketika akan bertelur.
  6. Usahakan area penangkaran ternak lovebird mendapatkan sirkulasi udara yang baik dan cahaya matahari yang cukup.
  7. Berikan vitamin atau suplemen tambahan untuk merangsang dan mempercepat produksi telurnya.

Selain itu, pakan untuk lovebird juga mempengaruhi kesuburannnya. Pastikan selalu memberikan pakan berkualitas yang dapat membantu meningkatkan staminanya. Sebaiknya hindari memberikan lovebird makanan yang banyak mengandung gula dan kadar minyaknya tinggi.

Jangan lupa juga menyediakan pasokan air minum yang bersih untuk lovebird. Faktor kesuksesan lovebird agar cepat bertelur adalah nafsu makannya baik dan tidak stress.

Baca juga: Cara Mencari Peluang Bisnis Saat Pandemi COVID-19

Hal Penting yang Wajib Diperhatikan agar Burung Lovebird Cepat Bertelur dan Sukses Menetas

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap

Berikut ini ialah beberapa hal penting yang harus Kamu perhatikan supaya proses budidaya ternak burung Lovebird cepat bertelur dan sukses menetas dengan baik dan sempurna.

1. Perhatikan Proses Pengeraman Telur

Permasalahan dalam berternak lovebird selanjutnya adalah proses pengeraman telur hingga menetas. Terkadang ada telur yang memang infertil alias tidak menetas.

Hal ini bisa dipengaruhi beberapa faktor salah satunya adalah kualitas pakan selama proses kawin dan masa pengeraman telur.

Tidak semua lovebird betina mau mengerami telurnya lho. Triknya, dekatkan sarang mereka dengan lovebird yang terbiasa mengerami telurnya. Dengan begini mereka akan melihat dan belajar untuk mengikuti perilaku betina lovebird yang mau mengerami telurnya.

2. Pisahkan Lovebird Jantan Dan Betina

Selain itu, kesuksesan proses pengeraman telur hingga menetas juga dipengaruhi oleh lovebird betina. Usahakan pisahkan lovebird jantan sehingga si betina bisa fokus mengerami telurnya. Karena telur perlu dijaga kehangatannya dengan rajin dierami oleh induknya.

Untuk para peternak lovebird yang menggunakan teknik berternak koloni memiliki satu keuntungan tersendiri. Biasanya jumlah telur yang menetas pada kandang model koloni lebih banyak dibandingkan dengan kandang sangkar besi satuan.

Hal ini mungkin dikarenakan mereka seolah seperti berada di habitat dan komunitasnya yang umumnya hidup secara berkoloni. Lovebird mungkin merasa lebih nyaman dengan kehadiran sesama lovebird lainnya.

3. Kenyamanan Burung Lovebird

Jika dirangkum maka dapat disimpulkan bahwa faktor kenyamanan memegang peranan penting agar ternak lovebird cepat bertelur. Ketelatenan kita dalam melakukan perawatan dalam penangkaran tentunya akan terbayar manis saat ternak lovebird kita sudah produktif.

Tapi, perlu diingat juga ya jangan jor-joran memaksa lovebird untuk produktif bertelur terus. Ada baiknya kita memberikan waktu mereka untuk sejenak beristirahat.

Itu dia cara budidaya ternak lovebird agar cepat bertelur yang perlu kamu tahu. Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk ikutan budidaya ternak lovebird yang memang banyak peminatnya?

Baca juga: Peluang Usaha yang Menjanjikan di Desa

Cara Budidaya Ternak Lovebird Koloni yang Baik dan Benar

peluang usaha dan cara budidaya ternak burung lovebird untuk pemula terlengkap
cara budidaya ternak lovebird koloni untuk pemula yang baik dan benar untuk pemula

Budidaya ternak lovebird dipilih karena proses perkembangannya yang cepat dan menghasilkan anakan lebih banyak daripada kamu hanya berternak lovebird sepasang.

Bahkan untuk kamu yang pemula, budidaya lovebird secara berkoloni sangat disarankan lho. Supaya tidak salah langkah, simak cara budidaya ternak lovebird koloni yang wajib diketahui berikut ini.

Lalu, bagaimana cara berternak lovebird koloni? Berternak merupakan hal yang harus dilakukan dengan kesabaran, disiplin, dan niat maka dari itu kamu harus memiliki tiga sifat tersebut agar ternak lovebird kamu sukses.

Beternak lovebird tidaklah sulit, tapi bukan tidak berarti mudah juga. Banyak hal yang harus diperhatikan dan dilakukan saat beternak burung jenis ini.

Berikut adalah panduan dan tata cara budidaya ternak lovebird yang baik dan benar untuk pemula yang harus diketahui:

1. Pemilihan Induk Burung Lovebird

Kamu harus memilih indukan lovebird yang sehat dan punya kualitas. Induk yang sehat dan berkualitas, maka anakan lovebird juga punya kualitas dan kesehatan yang sama. Selain itu pilih juga indukan dari segi suara dan warna yang dimiliki oleh indukan lovebird.

Indukan dengan suara bagus nantinya bisa diikutkan kontes suara burung. Sedangkan indukan dengan warna bagus akan cocok untuk diikutkan kontes kecantikan burung. Semua tergantung tujuan kamu dalam memelihara burung lovebird.

2. Menunggu Burung Lovebird Siap Kawin

Seperti manusia, burung juga memiliki waktu tersendiri sampai mencapai usia siap kawin. Kamu tidak boleh memaksa lovebird yang masih muda untuk segera kawin. Tunggu usia lovebird hingga 1 tahun untuk mengawinkannya, ya.

Saat memilih indukan, pilihlah jantan lovebird yang lebih tua dari betinanya. Hal ini agar burung jantan bisa mendominasi selama perkawinan sehingga peluang pembuahan bisa lebih tinggi.

3. Pembuatan Kandang Lovebird

Persiapan kandang harus dipikirkan sejak awal berniat budidaya ternak lovebird. Untuk menentukan ukuran kandang bagi lovebird yang berkoloni maka kamu harus menentukan terlebih dahulu berapa jumlah burung yang akan dipelihara.

Untuk burung lovebird berkoloni maka kamu harus mempersiapkan kandang besar dengan sekat-sekat untuk membatasi wilayah burung-burung.

4. Pembuatan Tempat Bertelur Burung Lovebird

Selain pembuatan kandang, kamu juga harus memikirkan dan menyiapkan tempat bertelur bagi lovebird tempat ini disebut dengan Glodok. Glodok dapat dibuat secara manual dengan bahan kayu keras lalu dibentuk menjadi kotak persegi.

Untuk membuat lovebird tetap nyaman gunakan kayu-kayu yang diserut ranting kecil dan dedaunan kering yang digunakan untuk membuat sarang sarang telur bagi lovebird nantinya. Kamu tidak perlu membentuk sarang lovebird karena burung itu nantinya akan membentuk sarangnya sendiri.

5. Mengetahui Jenis Kelamin Lovebird

Mengetahui jenis kelamin dari lovebird ternyata bukanlah hal sepele. Karena bisa saja jika kamu tidak mengetahui jenis kelaminnya, burung lovebird tidak mengalami perkawinan sama sekali.

Burung Lovebird yang berpasangan belum tentu memiliki kelamin yang berbeda terkadang lovebird jantan bisa saja berpasangan dengan pejantan lainnya dan juga sebaliknya. Maka dari itu, kamu sangat perlu untuk memastikan jenis kelamin lovebird yang kamu punya memang berbeda.

6. Mempersiapkan Makanan Agar Lovebird Cepat Bertelur

Agar lovebird cepat bertelur, maka kamu harus memberikan makanan yang bergizi dan nutrisi yang cukup. Sebab faktor indukan yang berkualitas tidak cukup jika tidak dibarengi dengan makanan yang diberikan secara teratur dan bergizi.

Berikan makanan-makanan yang membantu meningkatkan kualitas telur lovebird seperti biji sawi, biji kenari, jewawut, tulang sotong kuaci, kangkung, taoge dan lain-lain.

7. Perkawinan Lovebird dan Masalah yang Biasa Muncul

Cukup masukkan pejantan dan betina dalam satu kandang dan tunggu sampai beberapa hari untuk melihat apakah lovebird sudah melakukan perkawinan dan bertelur. Jika proses perkawinan berhasil maka telur lovebird akan terlihat.

Masalah setelahnya yang akan muncul biasanya adalah lovebird betina tidak mau mengerami telurnya. Maka yang harus dilakukan jika sudah begini yaitu mendekatkan pasangan lovebird lainnya yang sudah mengerami telur untuk memancing indukan.

Tujuanya yaitu agar mau mengerami telurnya juga. Hal ini terbilang efektif karena suara erangan dari betina lovebird memancing lovebird lain untuk mengikutinya juga.

8. Memisahkan Lovebird Jantan dan Betina Saat Pengeraman

Masa pengeraman adalah saat-saat yang serius, maka dari itu sebaiknya pisahkan indukan jantan dari betina yang sedang mengerami. Indukan jantan yang telah dipisahkan bisa langsung dikawinkan dengan indukan betina lain agar mempercepat proses peneluran.

Saat masa pengeraman telur kamu juga harus memperhatikan makanan yang bergizi untuk lovebird betina. Kamu bisa memberikan pelet ayam yang dicampur dengan bubur bayi atau makanan lainnya.

Memilih untuk ternak lovebird secara berkoloni adalah tepat untuk mendapatkan hasil lovebird yang lebih banyak. Cara-cara di atas sangat mudah untuk dicoba ketika kamu memutuskan untuk budidaya ternak lovebird koloni.

Video Pancingan Kicau Lovebird Langsung Gacor / Ngetik / Ngekek

Nah, gimana tentang panduan lengkap cara ternak burung Lovebird di atas? Mudah bukan? Merupakan peluang usaha bisnis yang cukup menjanjikan bukan? Lalu, panduan, tips, dan tata cara mana yang bakal Kamu coba lakukan terlebih dahulu? Selamat mencoba cara-cara budidaya ternak lovebird di atas, ya!