Apa itu Trading Saham? Ini Pengertian, Keuntungan dan Cara Memulainya

  • Bagikan

Kamu ingin mendapatkan uang dengan jual-beli saham perusahaan-perusahaan ternama tapi bingung harus mulai dari mana? Simak ulasan apa itu Trading Saham, keuntungan hingga langkah bagaimana cara memulainya di sini.

Berbicara soal saham, tidak semua orang mengetahui apa yang dimaksud dengan trading saham perusahaan. Kebanyakan lebih mengerti tentang investasi saham dan reksa dana.

Secara sederhana, trading saham merupakan salah satu cara yang bisa diandalkan untuk mendapatkan uang cukup besar dengan mengambil keuntungan dari selisih jual-beli saham.

Baca juga: Perkembangan Kinerja, Risiko dan Cara Membeli Saham Apple Terbaru

Baca juga: Daftar 5 Nama Pemegang Saham Apple Terbesar dan Terbaru

Baca juga: Berapa Jumlah Dividen Saham Apple per Tahun 2021?

Sebagian investor saham terkaya di Indonesia jatuh ke dalam salah satu dari dua kubu, yaitu trader atau investor. Bergantung pada frekuensi transaksi dan strategi yang mendorong keinginan mereka.

Sebelum mengenal lebih jauh tentang trading saham, alangkah lebih baik mengetahui pengertian apa itu saham terlebih dahulu.

Sekilas Pengertian Tentang Saham

Saham adalah surat berharga yang mewakili kepemilikan perseorangan atau badan terhadap ekuitas sebuah perusahaan, yang bisa diperjualbelikan usai perusahaan melakukan IPO (Initial Public Offering).

Perlu digarisbawahi, kepemilikan saham bukan berarti Kamu punya hak untuk membeli atau menjual aset-aset perusahaan, kecuali pendiri atau owner perusahaan.

Kepemilikan saham hanya sebatas kemampuan untuk memberikan voting pada rapat dewan pemilik saham, mendapatkan dividen, dan memperjualbelikan saham perusahaan itu sendiri.

Meski begitu, kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan tercermin dalam nilai-nilai sahamnya.

Karena itu, permintaan dan penawaran terhadap suatu perusahaan dapat berjalan seiring profitabilitas perusahaan terkait.

Apa itu Trading Saham?

pengertian apa itu trading saham

Baca juga: Harga 1 Lot Saham Apple (NASDAQ:AAPL) Terbaru Hari Ini

Baca juga: Kode dan Harga Saham Apple Per Lembar Terbaru Saat Ini

Istilah trader saham adalah seseorang yang selalu aktif dalam aktivitas jual-beli saham berdasarkan periode harga saham harian untuk mengambil keuntungan sebesar mungkin dari selisih harga beli pada fluktuasi harga.

Trader saham jangka pendek berusahaan mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu menit, jam, hari, minggu, atau bulan berikutnya.

Trader saham sendiri terbagi menjadi 3 jenis, short trader, middle trader, dan long trader.

Pengertian trading saham adalah aktivitas menjual dan membeli saham untuk menghasilkan keuntungan dari selisih harga pembelian awal terhadap harga jual akhir (Capital Gain).

Secara sederhana, keuntungan dari trading saham didapatkan apabila nilai jual terakhir lebih tinggi dari nilai pembelian awal sebuah saham perusahaan.

Perlu diperhatikan, definisi trading saham berbeda dengan investasi saham. Letak perbedaan utamanya adalah pada motivasi investor atau trader dan lama periode (frekuensi) holding nya.

Pada investasi saham, investor saham terkaya di dunia memiliki motivasi untuk membeli atau berinvestasi saham sebanyak-banyaknya.

Tujuannya untuk mendapatkan pembagian dividen saham berskala besar atau kekuatan voting pada rapat dewan pemilik saham.

Mayoritas investor saham sukses Indonesia mempertahankan holding-nya dalam jangka waktu 2-5 tahun.

Sedangkan pada trading saham, trading hanya termotivasi untuk menghasilkan keuntungan sebesar mungkin dari pergerakan harga saham dalam periode sesingkat-singkatnya.

Baca juga: 7 Jenis Investasi untuk Milenial yang Populer dan Terbaik

Baca juga: Risiko dan Cara Membeli Saham Microsoft untuk Investor Pemula

Baca juga: Apa itu IPO Perusahaan? Ini Pengertian dan Manfaatnya Untuk Bisnis Anda

Oleh karena itu, trader saham terkaya di dunia dan Indonesia hanya bakal menggunakan periode holding saham pada jangka waktu yang singkat untuk mencapai target profit tertentu dan atau menemukan titik di mana terpaksa untuk cutt loss.

Trading saham dapat disempurnakan berdasarkan tiga kriteria, antara lain:

1. Trading Aktif

Trading Aktif merupakan kegiatan yang dilakukan trader yang melakukan 10 atau lebih perdagangan saham setiap bulannya.

Biasanya, para trader saham tersukses di dunia menggunakan strategi yang sangat bergantung pada penentuan waktu pasar, mencoba meraih keuntungan dari peristiwa jangka pendek perusahan atau berdasarkan fluktuasi pasar.

Tujuannya jelas, yaitu untuk mendapatkan keuntungan besar dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

2. Trading Harian

Trading harian merupakan strategi yang dipakai oleh trader saham sukses Indonesia yang terbilang lincah dalam jual-beli saham yang sama dalam satu hari perdagangan tunggal.

Tujuan trader saham harian yaitu mendapatkan keuntungan besar dalam beberapa menit, jam, atau hari berikutnya berdasarkan event atau fluktuasi harga saham harian.

3. Investasi Pasif

Investasi Pasif merupakan aktivitas yang dilakukan investor saham pemula dengan periode jangka panjang, guna mendapatkan passive income dan dividen setiap tahunnya.

Kenapa pendekatan mereka untuk membeli dan menjual saham dianggap pasif?

Karena mereka cenderung tidak sering bertransaksi atau melakukan perdagangan saham yang rutin dilakukan setiap hari, minggu, atau bulannya.

Sebagian dari mereka, alih-alih mengandalkan analisis teknis seperti yang dilakukan trader aktif dan mencoba mengatur timing yang tepat.

Investor pasif memakai analisis fundamental dengan mengumpulkan dan memeriksa kekuatan bisnis dibalik perusahaan yang sahamnya dibeli.

Tujuannya supaya mereka dihargai selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun lewat apresiasi harga dan dividen saham.

Apa saja Keuntungan Trading Saham?

keuntungan trading saham

Baca juga: Daftar Nama-Nama Pemegang Saham Microsoft Terbesar

Baca juga: Jumlah Dividen Saham Microsoft Per Tahun 2020 – 2021

Baca juga: Harga 1 Lot Saham Microsoft (NASDAQ:MSFT) Terbaru Hari Ini

Sekilas, investasi saham terlihat lebih menguntungkan daripada trading saham. Tetapi, ada beberapa kondisi di mana keuntungan trading saham terbilang lebih menjanjikan, antara lain:

1. Jika Perusahaan Terkait Tidak Membagikan Dividen (Laba Ditahan/Retained Earning)

Tidak semua perusahaan di Indonesia terdaftar di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membagikan dividen secara berkala kepada semua pemegang sahamnya.

Terdapat kondisi di mana perusahaan tersebut akan memakai laba selama periode tertentu untuk meningkatkan kapasitas produksi, ekspansi, atau membayar hutang.

Berdasarkan alasan tadi, kelebihan trading saham harian yang didapatkan trader adalah bisa mengambil keuntungan diluar dividen dengan cara menjual saham yang sudah dibeli sebelumnya.

2. Jika Trader Mengharapkan Balik Modal pada Periode Singkat

Menunggu balik modal dari dividen pada umumnya membutuhkan frekuensi holding saham yang relatif lama.

Contohnya saham BBNI dijual seharga Rp 1.000 per lembar dengan Earning Per Share (EPS) sebesar Rp 100 per lembarnya, maka nilai Price to Earning Ratio (PER) nya adalah 10.

Apabila diasumsikan, PT Bank Negara Indonesia (BNI) membagi dividen saham sekali setiap tahun dan Dividen Payout Rate (DPR) nya adalah 1 atau 100 persen.

Alhasil, para trader terbaik di Indonesia setidaknya membutuhkan waktu selama 10 tahun untuk mencapai titik balik modal.

Masalahnya adalah, sangat jarang ditemui perusahaan yang DPR nya 100 persen. Umumnya, jauh di bawah persentase itu.

Ditambah lagi karena faktor sebelumnya, di mana dividen tidak selalu dibagikan kepada para pemegang saham (laba ditahan).

Baca juga: Kode dan Harga Saham Microsoft Per Lembar Terbaru Hari Ini

Baca juga: Risiko dan Cara Membeli Saham Google Terbaru Untuk Pemula 2021

Baca juga: Daftar 5 Nama Pemegang Saham Google Terbesar Saat Ini

3. Kondisi Pergerakan Harga Saham Cukup Fluktuatif

Idealnya, harga saham bergerak naik bertahap dengan selingan berupa koreksi sesaat. Kondisi ideal tersebut mewakili pertumbuhan positif profitabilitas suatu perusahaan.

Pada faktanya, harga saham bisa bergerak menurun tajam lalu naik secara perlahan.

Contohnya pada grafik berikut ini yang menunjukkan fluktuasi harga saham BBCA dalam periode satu tahun terakhir yang berakhir pada tanggal 30 September 2020.

fluktuasi harga saham bbca

Trader bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk membeli saham saat harga bearish, lalu menjualnya setelah harga kembali pada titik wajarnya untuk menghasilkan keuntungan trading saham ratusan persen dalam waktu singkat.

Cuannya sangat menjanjikan, bukan?

Baca juga: Jumlah Dividen Saham Google Per Tahun, Alphabet Cetak Laba Hingga US$55,3 Miliar di Kuartal I-2021

Baca juga: Harga 1 Lot Saham Google, Diperkirakan Naik Hingga Akhir Tahun 2021

Baca juga: Kode dan Harga Saham Google Per Lembar Terbaru

Bagaimana Cara Memulai Trading Saham untuk Pemula?

Cara memulai trading saham untuk pemula adalah dengan cara menyiapkan mental kuat terlebih dahulu.

Kamu harus ingat, perdagangan saham dapat menyita banyak waktu dan perhatian.

Apabila Kamu mempunyai pekerjaan utama, contohnya sebagai pegawai kantoran, maka trading saham jangan sampai membuat konsentrasi pada pekerjaan utama Kamu menjadi berantakan.

Ingatlah, ketika Kamu sedang trading saham maka Kamu harus selalu siap menghadapi kondisi di mana pasar saham yang selalu mengalami fluktuasi harga.

Maka itu, Kamu harus menyiapkan manajemen keuangan dan strategi trading saham yang aman dan profitable.

Trader saham terkaya di Indonesia selalu melakukan hal ini, jika tidak maka kegiatan jual-beli saham akan menjadi seperti game lempar dadu dengan peluang hanya 50:50. Bahkan, terburuknya yaitu rugi hingga 100 persen.

Baca juga: 5 Cara Buka Rekening Saham Untuk Mahasiswa, Mudah Banget!

Bagaimana Cara Menghasilkan Uang dari Trading Saham untuk Pemula?

cara menghasilkan uang dari trading saham

Dengan semakin berkembangnya platform trading Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini hampir semua kalangan bisa bergabung di pasar saham untuk mendapatkan uang dari trading saham.

Usai terhubung dengan jaringan BEI melalui platform broker saham terbesar di Indonesia, Kamu sudah dapat melakukan trading saham dengan memilih aset berdasarkan kelas, beta saham, atau performanya berdasarkan indikator-indikator tertentu.

Selanjutnya, Kamu bisa berkonsultasi dengan pialang atau broker saham terbaik di Indonesia untuk menentukan saham perusahaan mana yang akan dibeli, berapa lama periode holding sebelum dijual, dan target keuntungan yang akan didapatkan.

Sekiranya, itulah penjelasan tentang apa itu trading saham hingga cara mendapatkan uang dari trading saham untuk pemula.

So, Kamu mau jadi salah satu investor saham atau trader saham di Indonesia nih? Apapun pilihannya, salam cuan, ya ~

  • Bagikan