5 Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit, Nasabah Baru Harus Tahu!

  • Bagikan

Anda masih suka bingung dengan apa saja perbedaan kartu kredit dan kartu debit? Baca saja dahulu artikel bedanya kartu debit dengan kartu kredit ini.

Perkembangan teknologi di bidang perbankan membuat segala transaksi keuangan semakin mudah dilakukan. Nasabah bisa melakukan pembayaran dengan kartu yang praktis dan cepat tanpa perlu membawa uang tunai.

Dua jenis kartu ini diterbitkan oleh bank sebagai alat pembayaran yang mempermudah proses transaksi nasabahnya.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Kredit BRI

Namun, perbedaan dua macam alat pembayaran non tunai ini sering kali membuat nasabah bingung meski sebenarnya memiliki fungsi yang sama.

Biasanya kartu debit bersifat sebagai pembayaran yang dilakukan secara full payment. Sedangkan, kartu kredit ini sifatnya hutang atau pinjaman yang diberikan kepada nasabah.

Sebelum membuat pengajuan, berikut ini penjelasan lengkap mengenai apa yang dimaksud dengan istilah kartu debit dan istilah kartu kredit yang perlu disimak oleh nasabah.

Apa itu Kartu Debit dan Kartu Kredit?

perbedaan kartu kredit dan kartu debit

Terlihat serupa, tetapi ternyata perbedaan dua macam alat pembayaran non tunai ini cukup signifikan.

Pengertian Kartu Kredit (Credit Card) adalah alat pembayaran non tunai dan berisi sejumlah limit uang yang diberikan oleh perusahaan atau bank penerbit kepada nasabah untuk melakukan transaksi.

Pihak bank umumnya memberikan sejumlah persyaratan yang ketat kepada nasabah untuk menghindari penyelewengan dana.

Jenis-jenis kartu kredit berdasarkan limit uang pada umumnya adalah kartu kredit Visa dan MasterCard.

Jenis kartu kredit visa adalah classic, silver, gold, platinum, titanium, spesial, signature, dan visa infinite.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Kredit BNI

Sedangkan jenis kartu kredit mastercard adalah classic, gold, platinum, dan world.

Sedangkan, pengertian Kartu Debit (Debit Card) adalah alat pembayaran dan alat penarikan uang sejumlah uang yang berasal dari tabungan pribadi nasabah pada suatu bank.

Nasabah akan menerima buka tabungan dan kartu debit pada saat menabung pertama kali.

Penggunaan kartu debit juga dibatasi sesuai dengan saldo yang dimiliki oleh nasabah.

Untuk macam-macam atau jenis-jenis kartu debit berdasarkan wilayah penggunaannya adalah lokal, regional, dan internasional.

Sedangkan macam-macam kartu kredit berdasarkan limit uang adalah silver, gold, dan platinum serta kartu debit GPN.

Mengenal Perbedaan Antara Kartu Debit dan Kartu Kredit

perbedaan kartu kredit dan kartu debit

Penggunaan dua jenis alat transaksi ini memang populer digunakan sebagai alat transaksi pembayaran non tunai.

Kedua jenis alat pembayaran non tunai tersebut dapat di akses dengan mudah, karena nasabah tidak perlu repot menggunakan uang tunai. Perbedaan kartu kredit dan kartu debit adalah sebagai berikut:

1. Sistem Pembayaran

Bedanya kartu kredit dan debit yang cukup mendasar yaitu sistem pembayarannya.

Proses pembayaran kartu debit ini umumnya dilakukan untuk transaksi secara full payment atau lunas.

Besar dari pembayaran dibatasi sesuai limit kartu debit atau saldo tabungan yang dimiliki.

Sesuai dengan namanya, kartu kredit sifatnya berfungsi sebagai pinjaman. Sistem pembayaran dari kartu kredit ini berupa cicilan dan nilai pembelanjaannya tidak ada kaitannya dengan saldo tabungan.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Kredit BCA

2. Alat Pembayaran

Kartu kredit biasanya digunakan sebagai alat pembayaran. Terdapat jaringan internasional seperti MasterCard, Visa, dan Discover pada kartu kredit yang dapat digunakan di tempat berlogo tertentu.

Sementara itu, kartu debit memiliki keterbatasan dalam bertransaksi terutama di Indonesia meskipun dilengkapi jaringan lokal atau internasional seperti PRIMA, ALTO, Visa, serta MasterCard.

Baca juga: Cara Menutup Kartu Kredit CIMB Niaga

3. Proses Pengajuan

Pada proses pengajuan, kartu debit cukup mudah dilakukan dengan membuka rekening tabungan dan mengajukan untuk pembuatannya di bank.

Sedangkan pada kartu kredit, pihak bank akan menilai beberapa aspek seperti latar belakang mengajukan pinjaman, jenis pekerjaan hingga besar gaji nasabah sebelum disetujui.

Baca juga: Cara Menutup Kartu Kredit Citibank

4. Biaya Tambahan

Selanjutnya, biaya tambahan pada kartu debit bisa dibilang cukup kecil jika dibandingkan dengan kredit.

Nasabah akan ditarik biaya administratif setiap bulannya dengan jumlah kecil serta tidak dipungut biaya administrasi ketika menarik uang di ATM terutama di bank penerbit kartu.

Baca juga: Bank Penyalur Kredit UMKM

Selain itu, tidak ada biaya tambahan bagi nasabah yang menggunakan kartu debit setiap kali melakukan transaksi.

Untuk kartu kredit, nasabah diharuskan lebih teliti karena terdapat biaya tertentu yang akan membuat tagihan semakin menumpuk.

Biaya tersebut seperti administrasi, keterlambatan, transaksi, serta pelunasan kredit sebelum waktu yang ditentukan.

Baca juga: Rumus Perhitungan Bunga Kartu Kredit CIMB Niaga

5. Keamanan

Dalam proses transaksi keuangan, perbedaan dua jenis alat pembayaran ini dapat dilihat dari tingkat keamanannya.

Kartu kredit biasanya memiliki keamanan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan debit.

Hal ini karena kartu debit dapat dengan mudah dikosongkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab apabila kartu nasabah dan nomor PIN disalahgunakan.

Baca juga: Cara Menutup Kartu Kredit BRI

Demikian ulasan mengenai pengertian dan perbedaan dua jenis alat pembayaran non tunai di atas yang harus diketahui sebelum membuatnya.

Kedua jenis alat pembayaran non tunai yang terpopuler ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Ada baiknya nasabah menyesuaikan dengan kebutuhan sebelum membuat pengajuan kepada bank.

Pastikan untuk menggunakan kartu tersebut secara bijaksana supaya tidak terlilit biaya tambahan yang mungkin merugikan nasabah.

Baca juga: Cara Menutup Kartu Kredit Bukopin

Bagaimana, sekarang sudah mengetahui apa saja perbedaan kartu kredit dan kartu debit ya, kan? Semoga bermanfaat, ya!

  • Bagikan