dewan majelis ulama singapura merilis buku panduan ramadan 2020 bagi muslim selama pandemi covid-19
Buku panduan Muslim Singapura untuk menjalani bulan Ramadan selama wabah virus Corona yang diluncurkan oleh Islamic Religious Council of Singapore (MUIS) pada 14 April 2020. (MUIS/The Straits Times)

Bacalagers Media, Jakarta – Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) atau Dewan majelis ulama Singapura merilis buku panduan Ramadan 2020 selama pandemi COVID-19 bagi Muslim untuk mencegah penyebaran virus Corona selama bulan Ramadan 2020.

Buku yang diluncurkan pada 14 April kemarin adalah respons untuk menahan wabah virus Corona di Singapura.

Singapura telah menutup semua tempat ibadah sampai 4 Mei dan semua acara perkumpulan dilarang.

Periode penutupan ini sebagian bertepatan dengan bulan suci Ramadan 2020, yang dimulai pada 24 April dan berakhir pada 24 Mei.

Dilansir dari laman resmi Straits Times (16/04/2020), Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) mengatakan di halaman Facebook pada Selasa.

Buku yang berjudul Contemporary Irsyad Series Vol 2 akan membahas pertanyaan-pertanyaan keagamaan yang sering ditanyakan oleh masyarakat Muslim.

Majelis Ulama Merilis Buku Panduan Ramadan 2020 Selama COVID-19

dewan majelis ulama singapura merilis buku panduan ramadan 2020 bagi muslim selama pandemi covid-19
majelis ulama singapura merilis buku panduan ramadan 2020 bagi muslim (Foto: MUIS.gov.sg)

Buku ini juga menampilkan panduan tentang bagaimana umat Islam dapat melakukan salat Tarawih di rumah.

Ini adalah doa khusus yang dilakukan hanya selama bulan Ramadan 2020 dan biasanya dilakukan dalam kelompok besar di masjid-masjid.

Buku panduan ini sekarang tersedia dalam bahasa Melayu di situs web MUIS dan versi bahasa Inggris akan dirilis dalam beberapa hari, kata MUIS.

“Buku pegangan ini akan menekankan peran Muslim Singapura sebagai warga negara dalam mempraktikkan tanggung jawab sosial untuk mengekang transmisi COVID-19,” kata juru bicara MUIS dalam rilis.

“Ini akan menampilkan beberapa nasihat agama yang telah dikeluarkan selama wabah ini. Pertanyaan keagamaan terkait lainnya yang telah diajukan oleh anggota masyarakat juga akan dibahas.”

Dewan MUIS juga mendorong umat Islam di sini untuk merayakan Ramadan 2020 secara khidmat di rumah.

Sebagai bagian dari langkah-langkah pemutus sirkuit penyebaran virus Corona di Singapura, orang tidak diperbolehkan berkumpul dalam kelompok dan harus tinggal di rumah sesering mungkin.

MUIS mengatakan bahwa bulan suci dapat ditunaikan dengan cara-cara seperti berfokus pada puasa, melakukan kelas e-learning dengan guru agama, dan membantu orang yang membutuhkan dengan zakat, atau memberikan sedekah.

Pada hari Senin, dewan telah meluncurkan portal donasi terpusat baru yang disebut OurMasjid.SG, yang bertujuan untuk memudahkan umat Islam untuk menyumbangkan dana ke masjid.

Mayoritas masjid di Singapura bergantung pada sumbangan dari jemaah untuk operasional dan kini terhambat karena pandemi virus Corona COVID-19 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.