Kumpulkan Kekuatan Internasional Tanggapi Serangan Zionis Israel, Erdogan Desak Nigeria Tunjukkan Solidaritas

  • Bagikan

BACALAGERS MEDIA, Jakarta – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan terus berupaya menggalang kekuatan pasukan internasional untuk menunjukkan solidaritas mereka kepada rakyat Palestina.

Setelah sebelumnya mengajak Presiden Afghanistan dan Kirgistan untuk “memberi pelajaran kuat” ke Israel, dia kembali melakukan diskusi lewat telepon bersama Presiden Nigeria Muhammadu Buhari pada Kamis (13/5) malam waktu setempat.

Dalam kesempatan itu, Erdogan berharap Nigeria menunjukkan solidaritas mereka kepada rakyat Palestina di tengah serangan terbaru oleh militer Israel di Yerusalem dan Gaza.

Baca juga: Jokowi Kalah Aktif, Erdogan Ajak Presiden Afghanistan dan Kirgistan Beri Pelajaran Kepada Zionis Israel

Bersama Buhari, pemimpin Turki itu dilaporkan membahas sikap internasional yang diperlukan terhadap Zionis Israel dalam menanggapi serangan tidak manusiawi negara terhadap Palestina dalam panggilan telepon, menurut pernyataan oleh Direktorat Komunikasi Turki.

kumpulkan kekuatan internasional erdogan desak nigeria tunjukkan solidaritas
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Mustafa Kamaci/Anadolu Agency)

Dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (14/5), “Turki sedang berusaha membuat komunitas internasional untuk memberikan pelajaran kepada Israel, yang tidak memiliki hukum, keadilan, dan hati nurani,” ujarnya Erdogan.

Baca juga: Tak Ada Hentinya, Kini Israel Siapkan Berbagai Skenario Penyerangan Jalur Gaza

Erdogan menggarisbawahi bahwa dia mengharapkan Nigeria untuk menunjukkan solidaritas dengan Palestina untuk tujuan yang benar.

Menurut keterangan terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina, serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah menewaskan lebih dari 103 orang, termasuk 27 anak-anak dan 11 wanita, sementara 580 orang lainnya terluka.

Tujuh orang Israel telah tewas dalam kekerasan baru-baru ini – enam dalam serangan roket, selain seorang tentara yang tewas ketika sebuah peluru kendali anti-tank menghantam jipnya.

Baca juga: Astaghfirullah, Warga Palestina Dapat Pesan Ancaman dari Intelijen Zionis Israel Agar Tak Ikut Protes di Masjid Al-Aqsa

Ketegangan meningkat di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki selama sebulan terakhir karena pemukim Israel berulang kali bentrok dengan penduduk menyusul perintah pengadilan untuk penggusuran keluarga Palestina di daerah tersebut.

Terbaru Mahkamah Agung Israel memutuskan untuk menunda sidang tentang masalah tersebut. (rmol)

  • Bagikan