cara pinjam uang di bank syariah
panduan dan tata cara pinjam uang di bank syariah

Pinjaman atau meminjam uang di bank menjadi salah satu solusi masalah keuangan sebagian besar orang. Pada dasarnya, cara pinjam uang di bank syariah tidak jauh berbeda dengan saat meminjam melalui bank konvensional.

Oleh karenanya bagi yang ingin tahu atau berniat mendapatkan pinjaman uang berikut ini ulasan lengkap cara pinjam uang di bank syariah tanpa jaminan.

Bank syariah menarik banyak orang untuk ikut bergabung di dalamnya. Terutama bagi mereka yang beragama islam.

Karena pinjaman berbasis syariah tidak menggunakan sistem bunga melainkan system kemitraan.

Baca juga:

Namun jangan terkecoh dengan embel-embel bank syariah yang menggunakan sistem bunga di dalamnya. Maka dari itu ketahui lebih jelas agar tepat memilih pinjaman.

Langkah-langkah dan Tata Cara Pinjam Uang di Bank Syariah dengan Mudah

cara pinjam uang di bank syariah

Ada beberapa hal yang wajib diketahui sebelum meminjam uang di bank syariah. Syarat-syarat ini wajib terpenuhi dan dipersiapkan oleh calon penerima atau nasabah.

Berikut ini kami rangkum tahapan dan cara pinjam uang di bank syariah untuk usaha, membeli rumah ataupun beli mobil:

1. Mendatangi Kantor Bank Syariah Terdekat

Cara pinjam uang di bank syariah bagi pemula yang pertama ialah dengan datang dan berkonsultasi di kantor bank syariah terdekat.

Hal ini membantu untuk memilih jenis pinjaman yang tepat yang ingin diambil.

Tentu saja harus menyesuaikan dengan kemampuan pendapatan sehari-hari. Sehingga nanti saat pengembalian dana tidak merasa berat.

2. Melengkapi Syarat Administrasi

Langkah berikutnya yang perlu dipersiapkan adalah melengkapi segala persyaratan administrasi yang dibutuhkan.

Tidak jauh berbeda dengan bank konvensional lainnya di bank syariah juga membutuhkan persyaratan administrasi seperti halnya Kartu Keluarga (KK) dan KTP.

Terkadang pihak bank juga meminta surat NPWP atau slip gaji.

Baca juga: Manfaat Menabung di Bank Konvensional

3. Mematuhi dan Mengetahui Syarat Pinjaman

Secara umum bank syariah memiliki persyaratan tersendiri yang mungkin berbeda dengan bank lain seperti bank konvensional.

Seperti diantaranya mengenai besaran pinjaman yang dapat diambil, masa jatuh tempo yang ditetapkan dan lain-lain.

Oleh karena itu nasabah perlu untuk mempelajarinya terlebih dahulu.

4. Menyetujui Pinjaman

cara pinjam uang di bank syariah

Setelah mempelajari segala bentuk dan jenis pinjaman yang akan diambil, selanjutnya pihak bank akan meminta tanda tangan sebagai bentuk persetujuan pinjaman.

Serta patuh dan taat dengan segala peraturan dan konsekuensi yang akan terjadi apabila melakukan kecurangan.

Hal ini sebagai bukti tertulis bahwa kedua belah pihak telah sama-sama setuju.

5. Menerima Pinjaman Dana yang Diinginkan

Nasabah berhak menerima pinjaman uang sesuai dengan yang tertulis pada bukti perjanjian setelah pihak bank memutuskan bahwa nasabah memang memenuhi segala persyaratan yang diajukan.

Penerima berhak sepenuhnya menggunakan uang tersebut untuk keperluan usaha dan lain sebagainya.

Baca juga:

6. Pengembalian Pinjaman Sesuai Waktu yang Ditentukan

Nasabah harus mematuhi peraturan yang dibuat untuk segera mengembalikan pinjaman sesuai batas waktu yang ditentukan.

Ini juga yang menjadi salah satu yang wajib diperhatikan sebelum meminjam uang di bank.

Pihak bank berhak melakukan tindakan yang dirasa perlu apabila nasabah mangkir atau melakukan kecurangan dalam pengembalian dana.

Indonesia merupakan salah satu penganut agama islam terbesar. Itulah sebabnya pola pinjaman syariah kini banyak diminati banyak orang.

Tentu saja penggunaannya juga harus disertai untuk kepentingan-kepentingan yang halal dan tentu bisa dipertanggung jawabkan.

Itulah ulasan lengkap mengenai bagaimana cara pinjam uang di bank syariah yang mungkin dapat membantu bagi yang berminat untuk meminjamnya. Teliti sebelum memutuskan dan sesuaikan dengan kemampuan diri. Semoga dapat bermanfaat terima kasih.